BP Jamsostek Cabang Padang Optimalkan Layanan Asik untuk Peserta

Selama PSBB BP Jamsostek memaksimalkan pelayanan protokol Lapak Asik. (IST)

Protokol Lapak Asik atau Layanan Tanpa Kontak Fisik yang dirilis beberapa waktu lalu oleh BPJS Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) merupakan salah satu mekanisme protokol layanan BP Jamsostek untuk menghadapi kondisi terkait penyebaran virus Covid-19 yang meningkat signifikan di seluruh Indonesia.

Mekanisme protokol Lapak Asik berupa layanan klaim online via website dan aplikasi BPJSTKU ditambah layanan dropbox di kantor cabang. Namun, kondisi terakhir di Kota Padang menyebabkan protokol Lapak Asik tersebut mengalami penyesuaian.

Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan nomor HK.01.07/MENKES/260/2020 tentang Penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Wilayah Provinsi Sumatera Barat serta Surat Edaran Wali Kota Padang Nomor 870.202/BPBD-Pdg/IV/2020 tentang PSBB dalam Rangka Penanganan Dampak Covid-90 mulai 22 April hingga 5 Mei 2020, menghimbau agar menghentikan seluruh kegiatan perkantoran sementara waktu dan menutup fasilitas atau tempat umum. Sehingga diharapkan dapat mendorong sebanyak mungkin pekerja untuk melakukan pekerjaan dari rumah Work From Home (WFH).

Kepala Kantor BP Jamsostek Cabang Padang, Yuniman Lubis menjelaskan, walaupun dengan adanya imbauan pemerintah untuk melakukan PSBB untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, pihaknya tetap memberikan pelayanan optimal kepada peserta.

Selanjutnya, BP Jamsostek Cabang Padang mendukung arahan pemerintah kota dan melakukan WFH selama 14 hari ke depan mulai tanggal 22 April sampai dengan 5 Mei 2020, sehingga tidak ada aktivitas di kantor, cukup bekerja dari rumah.

Menurut Yuniman, pengendalian penyebaran virus korona dimaksud dilakukan dengan mengambil langkah-langkah kebijakan penerapan protokol Lapak Asik baik untuk pelayanan klaim maupun pendaftaran kepesertaan dan iuran.

Peserta kata Yuniman, dapat mengakses seluruh kanal layanan e-services BPJS Ketenagakerjaan diantaranya antrean online, BPJSTKU, SIPP, EPS, dll.

Bagi peserta yang mau klaim Jaminan Hari Tua (JHT), cukup klaimnya dari rumah melalui antrian online di website antrian.bpjsketenagakerjaan.go.id atau melalui aplikasi BPJSTKU, kemudian upload berkasnya.

“Nanti petugas kami yang akan menghubungi untuk melakukan verifikasi, jadi tidak perlu datang ke kantor lagi,” jelas Yuniman.

Ia mengatakan, langkah ini dilakukan semata-mata demi keselamatan dan kesehatan peserta dan karyawan BP Jamsostek.

“Kami tetap bekerja seperti biasa untuk melayani peserta, yang berbeda hanya sepenuhnya tanpa kontak fisik langsung. Protokol Lapak Asik ini telah dibuktikan mampu memenuhi kebutuhan peserta untuk klaim dari proses awal klaim sampai dengan pembayaran JHT diterima oleh peserta, tanpa ada interaksi fisik antara peserta dan petugas BP Jamsostek,” papar Yuniman.

Yuniman menegaskan, pihaknya tetap berkomitmen untuk selalu mengedepankan layanan yang optimal kepada peserta BP Jamsostek meski dalam kondisi yang sangat menantang seperti saat ini.

“Atas nama BP Jamsostek kami mohon maaf untuk ketidaknyamanan yang terjadi, dan kami berharap para peserta bisa memaklumi dan turut mendukung upaya pemerintah dalam menghentikan penularan wabah Covid-19 ini. Semoga apa yang kita lakukan untuk tetap tinggal di rumah selama beberapa waktu ke depan berkontribusi positif dalam penanggulangan Covid-19 ini,” harap Yuniman. (*)