BP Jamsostek Cabang Padang Gelontorkan Klaim Miliaran Rupiah selama Masa Pandemi

Peningkatan jumlah penderita Covid -19 dalam beberapa hari terakhir ini membuat masyarakat lebih waspada, terutama bagi para pekerja yang banyak terkena PHK.

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno telah mengeluarkan Peraturan Gubernur Sumatera Barat Nomor 20 Tahun 2020 tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Provinsi Sumatera Barat, serta surat edaran dari Walikota Padang tentang PSBB dalam Rangka Penanganan Dampak Covid-19 di Kota Padang mulai tanggal 22 April s/d 5 Mei 2020.

Dengankeputusan Gubernur tersebut, menghimbau agar menghentikan seluruh kegiatan perkantoran sementara waktu dan menutup fasilitas atau tempat umum. Sehingga diharapkan dapat mendorong sebanyak mungkin pekerja untuk melakukan pekerjaan dari rumah (Work From Home / WFH).

Kepala kantor BP Jamsostek Cabang Padang, Yuniman Lubis menjelaskan, walaupun adanya himbauan PSBB dari pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, pihaknya tetap akan memberikan pelayanan kepada peserta.

Selanjutnya, BP Jamsostek Cabang Padang mendukung arahan pemerintah kota dan melakukan Work From Home Full selama 14 hari ke depan mulai tanggal 22 April sampai dengan 5 Mei 2020, sehingga tidak ada aktifitas di kantor, cukup bekerja dari rumah.
Diinformasikan saat ini, pengajuan klaim JHT BP Jamsostek Cabang Padang telah diproses berjumlah ratusan klaim dan terbayar miliaran rupiah.

“per harikemarin, jumlah klaim Jaminan Hari Tua (JHT) BP Jamsostek Cabang Padang sebanyak 1030 kasus dan telah kami bayarkan hingga Rp8.011.160.220 untuk klaim Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) sebanyak 219 kasus dengan total yang dibayarkan sebesar Rp876.881.351. Sedangkan untuk klaim Jaminan Kematian (JKM) sebanyak 11 kasus dengan total dibayarkan Rp 414.000.000 dan untuk kalimJaminan Pensiun (JP) sebanyak 201 kasus dengan total klaim yang dibayarkan sebesar Rp221.792.490,” ungkapYuniman Lubis.