Tetap Menjadi Primadona Dunia Industri, Meskipun di Masa Pandemi

66
Menteri Perindustrian RI, Dr. Agus Gumiwang Kartasasmita, M.Si. menyerahkan penghargaan kepada Kepala SMK SMTI Padang, Dra. Zulhaida, M.Pd., atas prestasi SMK SMTI Padang yang telah meraih Predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). (IST)

Hampir sembilan bulan covid-19 mendera. Tak hanya berdampak secara ekonomi dan kesehatan, bahkan berdampak pada dunia pendidikan. Selama itu pula, sekolah menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara daring.

Siswa SMK SMTI Padang, Junsan Nursi Pratama terpilih kembali menjadi Paskibraka Provinsi Sumatera Barat tahun 2020 tanpa seleksi. Junsan foto bersama Wakil Gubernur Sumatera Barat, Drs. H. Nasrul Abit. (IST)

Kondisi serupa juga dialami oleh Sekolah Menengah Teknologi Industri (SMTI) Padang. Sekolah yang berlokasi di Jalan Juanda No. 2 Padang ini berusaha beradaptasi dengan kondisi new normal dengan tetap melaksanakan pembelajaran jarak jauh. Contohnya seperti penggunaan platform edmodo, metode pembelajaran e-learning, penggunaan video dan aplikasi zoom, serta sarana media sosial whatsapp.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Adib Alfikri, S.E., M.Si., mengunjungi stand SMK SMTI Padang pada acara Gebyar Pendidikan 2019. (IST)

”Untuk penguasaan keterampilan kompetensi tertentu yang tidak bisa sama sekali di-online-kan atau divideokan secara demonstrasi, pihak sekolah mengambil kebijakan untuk melaksanakan pembelajaran praktik offline di sekolah dengan mematuhi aturan protokol covid new normal,” kata Kepala SMK SMTI Padang, Dra. Zulhaida, M.Pd., kepada Padang Ekspres.

SMK SMTI Padang telah bekerja sama (MoU) dengan beberapa mitra industri berskala nasional. (IST)

Pelaksanaan pembelajaran offline ini, sebut Zulhaida, sekolah telah memfasilitasi sarana dan prasarana dengan penyediaan tempat cuci tangan di depan pos security, dan sepanjang dinding pagar halaman sekolah. Selain itu, di setiap pintu ruangan laboratorium dan kelas disediakan hand sanitizer buatan Teaching Factory SMK SMTI Padang. ”Sebelum dan sesudah pelaksanaan kegiatan ruangan laboratorium dilakukan penyemprotan disinfektan,” ucapnya.

Siswa SMK SMTI Padang sukses meraih Juara 2 Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Sedatif tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2020. (IST)

Setiap siswa yang mengikuti pembelajaran praktik offline harus memenuhi prasyarat berupa: surat izin yang disetujui orang tua, bersedia mengikuti aturan protokol covid, datang diantar orang tua atau membawa kendaran sendiri, membawa perlengkapan shalat dan bekal makanan. Di samping itu, siswa yang bisa mengikuti pembelajaran praktik offline juga diberikan faceshield dari sekolah.

Stand SMK SMTI Padang berhasil meraih Juara III Lomba Karya Inovasi Unggulan SMA/SMK Bidang Sains Favorit se-Sumatera Barat dalam acara Gebyar Pendidikan 2019. (IST)

”Selama pelaksanaan pembelajaran offline, aturan protokol covid selalu dipantau tim gugus covid sekolah. Siswa yang tidak mengikuti melaksanakan pembelajaran offline karena tidak izin orang tua, diimbau untuk belajar secara mandiri dan tetap melaksanakan tugas yang dikirim secara online,” ungkap Zulhaida.

Rekrutmen online PT Mayora Indah Tbk. (IST)

Ia menegaskan meski di tengah pandemi, SMK SMTI Padang tak berhenti berinovasi dan berkreasi. Guru menggunakan video pembelajaran yang didemontrasikan di sekolah serta pemberian tugas per kelompok yang divideokan siswa di rumah dengan tetap menjaga aturan protokol covid.

”Begitu juga praktikum tetap dilakukan secara online, yakni dengan memberikan video keterampilan yang bisa dilaksanakan siswa di rumah dengan peralatan dan bahan yang bisa disiapkan siswa di rumah. Khusus pembelajaran praktik yang tidak bisa sama sekali dilakukan di rumah, maka guru melaksanakan praktik offline di sekolah dengan mengatur jumlah kehadiran di sekolah secara shift mengikuti aturan protokol covid yang selalu dipantau oleh satgas covid sekolah,” ungkapnya.

Tetap Diterima Bekerja
Meski masa pandemi, Zulhaida juga mengungkapkan bahwa sebanyak 75 lulusan SMK SMTI Padang TP 2019/2020 telah diterima bekerja di PT Mayora Indah Tbk. Dari 93 orang yang mengikuti seleksi, 77 orang dinyatakan lulus seleksi psikotes dan wawancara virtual yang diadakan pada tanggal 24 dan 25 April 2020. Setelah mengikuti tes kesehatan (MCU), 73 orang dinyatakan lulus dan diterima di PT Mayora Indah Tbk.

Rekrutmen online PT Mayora Indah Tbk. (IST)

Pelaksanaan kegiatan rekrutmen kerja ini adalah tanggung jawab Wakil Humas Dudi SMK SMTI Padang, Yenita, S.TP., MSi., yang berkoordinasi dengan pihak PT Mayora Indah Tbk. Pelaksanaan rekrutmen yang berjalan di bawah pengawasan dan dorongan Kepala SMK SMTI Padang, Dra. Zulhaida, M.Pd.

Rekrutmen online PT Mayora Indah Tbk. (IST)

Keberhasilan ini membuktikan bahwa lulusan SMK SMTI Padang memiliki kualitas yang unggul dan siap kerja di dunia industri. ”Biasanya pihak PT Mayora Indah Tbk., langsung datang ke sekolah untuk merekrut lulusan SMK SMTI Padang. Karena Indonesia masih dilanda pandemi Covid-19, pelaksanaan seleksi rekrutmen ini diselenggarakan secara online,” tutur Zulhaida.

Rekrutmen online PT Mayora Indah Tbk. (IST)

Sebelumnya, para siswa SMK SMTI Padang telah dibekali dengan berbagai pelatihan, seperti: Pelatihan Achievement Motivation Training (AMT), Pelatihan Etika dan Strategi Memasuki Dunia Kerja, dan berbagai pelatihan lainnya. ”Kegiatan tersebut bermanfaat bagi lulusan dalam membentuk sikap mental dan budaya kerja industri dengan produktivitas yang tinggi, serta berkompetisi memasuki dunia kerja,” tambahnya.

Rekrutmen online PT Mayora Indah Tbk. (IST)

Sampai saat sekarang ini, sebanyak 70 orang lulusan SMK SMTI Padang telah bekerja di PT Mayora Indah Tbk. Lulusan tersebut dilepas secara resmi oleh pihak sekolah, dengan menghadirkan orang tua dalam sebuah acara pelepasan. Acara tersebut dilaksanakan dengan mematuhi protokol covid-19 dan imbauan physical distancing pada bulan Juli lalu.
”Selanjutnya, sebanyak 3 orang masih proses menunggu panggilan karena umur yang bersangkutan belum mencapai 18 tahun. Hal tersebut menjadi prestasi luar biasa bagi SMK SMTI Padang,” ungkapnya.

Baca Juga:  DPRD Mentawai Dorong Jalan Desa Bukit Pamewa-Betumonga Tuntas 2022

Penghargaan WBBM
SMK SMTI Padang dinobatkan sebagai Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) dari Kementerian PANRB pada tanggal 10 Desember 2019 lalu. Sekolah yang berstatus ”NEGERI” dan terakreditasi ”A” ini menjadi satuan kerja pertama dan satu-satunya di bawah Kementerian Perindustrian yang menerima penghargaan tersebut.

Penghargaan WBBM yang diberikan merupakan capaian lebih lanjut dan lebih tinggi bagi SMK SMTI Padang setelah mendapatkan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada tahun 2018. Penghargaan itu sebagai bukti komitmen SMK SMTI Padang membangun kualitas pelayanan serta bebas korupsi.

Ada enam komponen yang menjadi pertimbangan penilaian untuk mendapatkan predikat WBK dan WBBM dari Kementerian PANRB, antara lain: manajemen perubahan, penataan manajemen Sumber Daya Manusia (SDM), penguatan akuntabilitas, penguatan pengawasan, dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Selain itu, dua komponen lain juga dipertimbangkan sebagai penilaian yaitu indeks persepsi antikorupsi dan indeks persepsi pelayanan publik.

Selain itu, beberapa inovasi dan kreativitas pelayanan publik yang diimplementasikan untuk efektifnya kelancaran kegiatan di SMK SMTI Padang, antara lain: pelayanan Sistem Informasi (Sisfo) Akademik yang membantu guru dan siswa dalam proses pembelajaran, pelayanan Kios-K yang membantu siswa untuk mencari bahan pembelajaran, pelayanan pengisian buku tamu dan kepuasan pelanggan secara elektronik dalam pelayanan publik, pelayanan digital Info Board bagi warga sekolah di ruang pelayanan publik, pelayanan perpustakaan yang telah penggunaan kartu perpustakan digital dan e-Catalog Library.

Selanjutnya, pelayanan keluhan pelanggan secara online menggunakan website, pelayanan E-Calendar dan E-Notula untuk mengatur kelancaran kegiatan sekolah, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di ruang pelayanan publik, penggunaan laptop box permanen di dinding ruangan kelas untuk pelayanan Ujian Berbasis Komputer, pelayanan Unit Kesehatan Sekolah (UKS), dan pelayanan sarana dan prasarana bagi pelanggan difabel di ruangan pelayanan publik. ”Alhamdulillah, inovasi-inovasi yang diterapkan tersebut berhasil mengantarkan SMK SMTI Padang meraih predikat WBBM dari Kementerian PANRB,” ungkap Zulhaida.

Sebagai Pelopor Pembangunan Zona Integritas menuju WBBM di Lingkungan Kementerian Perindustrian tahun 2019, Zulhaida berupaya untuk selalu menggelorakan semangat, komitmen antikorupsi, dan meningkatkan inovasi pelayanan di SMK SMTI Padang. Hal tersebut mengacu pada Permenpan RB No. 52 tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

”Tanpa dukungan dan kerja keras semua pihak, terutama Panitia Zona Integritas, tentu kita belum tentu meraih prestasi ini. Akan tetapi, sekarang kita bisa berbangga karena ini merupakan penghargaan yang luar biasa bagi sekolah kita. Selanjutnya, pencapaian ini bukan akhir dari usaha kita. Tantangan ke depan yang perlu kita perhatikan adalah usaha memertahankan predikat WBBM yang kita raih,” jelasnya.

Zulhaida berharap ke depannya jika masih pandemi, sekolah melaksanakan pembelajaran praktik berbasis blended learning yang dirancang sesuai aturan new normal, yaitu pelaksanaan pembelajaran teori secara daring (online) dan pembelajaran praktik secara luring atau offline di sekolah dengan mengikuti aturan protokol covid new normal.

”Siswa yang tidak dapat pernah mengikuti pembelajaran online akan difasilitasi sekolah belajar secara mandiri di rumah atau offline di sekolah dengan mengikuti aturan protokol covid,” ungkapnya.

Kemudian, melakukan peninjauan target kurikulum secara rasional dan selaras dengan situasi dan kondisi baru new normal. ”Pemantauan siswa ke rumah melalui kegiatan home visit bagi siswa yang sangat bermasalah untuk ditindaklanjuti pihak sekolah. Melalui kegiatan tersebut, pihak sekolah dapat bekerja sama dengan orang tua dalam peningkatan kualitas pembelajaran baik secara daring, luring, maupun offline,” tuturnya.

”Selain itu, sekolah juga melaksanakan kegiatan pembinaan dan pelatihan secara virtual. Kegiatan itu bertujuan untuk meningkatkan karakter dan motivasi siswa agar tetap semangat belajar dan beradaptasi dengan kondisi new normal,” tambahnya. (adv)

Previous articleSejumlah Perantau Dukung Mulyadi-Ali Mukhni Pimpin Ranah Minang
Next articleDirut PT Semen Padang: Cegah Covid-19, Istri Harus Tegas pada Suami