Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perketat Pengawasan Pangan MBG, Uji Residu Berbahaya secara Berkala di SPPG

P
Penulis: Putra Susanto❯
PANGAN SEGAR: Tim pengawasan mutu pangan segar dari DKPP Agam saat melakukan pengujian bahan pangan di SPPG Lubukbasung Sport Center, beberapa hari lalu.(RIYANDA PUTRA FOR PADEK)
PANGAN SEGAR: Tim pengawasan mutu pangan segar dari DKPP Agam saat melakukan pengujian bahan pangan di SPPG Lubukbasung Sport Center, beberapa hari lalu.(RIYANDA PUTRA FOR PADEK)

PADEK.JAWAPOS.COM-Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Agam terus memperketat pengawasan mutu pangan segar yang digunakan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).


Advertisement

Pengawasan ini dilakukan secara berkala di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna memastikan bahan pangan yang dikonsumsi masyarakat benar-benar aman dari cemaran zat berbahaya.

Kepala Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan DKPP Agam, Rita Delfianti, menegaskan bahwa pengawasan difokuskan pada komoditas sayuran, buah-buahan, serta pangan olahan yang menjadi bahan baku utama dapur MBG.

Dalam pengawasan tersebut, petugas melakukan uji cepat (rapid test) untuk mendeteksi residu pestisida dan kandungan formalin.

Advertisement

“Pengujian ini penting untuk memastikan pangan segar yang masuk ke dapur pengolahan aman dikonsumsi dan tidak mengandung bahan kimia berbahaya,” ujarnya.

Selain pengujian sampel, tim DKPP juga melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi gudang kering dan gudang basah.

Aspek kebersihan, tata penyimpanan, hingga kelayakan sarana menjadi perhatian utama agar kualitas dan nilai gizi bahan pangan tetap terjaga selama penyimpanan.

Advertisement

Terbaru, DKPP Agam melaksanakan pengawasan mutu pangan segar di SPPG Lubukbasung Sport Center, Selasa (20/1) lalu. Sejumlah komoditas diuji secara langsung di lokasi.

Anggota tim pengawas DKPP Agam, Riyanda Putra, menyebutkan bahan pangan yang tersedia saat itu langsung dijadikan sampel pengujian.

“Untuk uji residu pestisida, kita periksa bawang merah, bawang putih, wortel, selada, dan buncis. Sementara tahu kita uji kandungan formalinnya,” kata Riyanda, Kamis (22/1).

Menurutnya, pengawasan ini dilakukan secara rutin dan berkelanjutan. “Kebetulan bahan itu yang tersedia hari ini, maka itu yang kita periksa. Minggu depan, pengawasan akan kita lanjutkan ke SPPG Kampung Tangah,” ujarnya.

Langkah tegas ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Agam dalam menjamin keamanan pangan dari hulu ke hilir.

Melalui monitoring rutin di SPPG, DKPP memastikan program pemenuhan gizi nasional berjalan dengan standar mutu dan keamanan yang ketat, sekaligus melindungi masyarakat dari risiko pangan tidak aman. (ptr)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Padang EkspresIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

DKPP Kabupaten Agam Salurkan Bantuan Ternak Ayam untuk Penuhi Protein Hewani

DKPP Kabupaten Agam Salurkan Bantuan Ternak Ayam untuk Penuhi Protein Hewani

Kepala DKPP Agam Rosva Deswira serahkan bantuan ayam peternakan skala rumah tangga guna dongkrak pendapatan tambahan kelompok tani.

Cadangan Pangan Agam Terkuras akibat Bencana, Tahun Ini Ditambah 123 Ton

Cadangan Pangan Agam Terkuras akibat Bencana, Tahun Ini Ditambah 123 Ton

Cadangan pangan Agam sempat habis akibat bencana. Tahun 2026 Pemkab kembali menambah stok hingga 123 ton.

Survei SMRC: Kepuasan pada Prabowo Turun ke 44,5 Persen

Survei SMRC: Kepuasan pada Prabowo Turun ke 44,5 Persen

Survei SMRC Oktober 2026 mencatat kepuasan terhadap kinerja Prabowo 44,5 persen, sedangkan ketidakpuasan mencapai 53,4 persen.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer