“Ini wacana kami ke depan dan sekarang kami sedang mengusahakan lokasi untuk pembangunan rumah tahfiz itu,” kata Ketua Pelaksana Halal Bihalal Pasukuan Piliang, Yuflichal didampingi Sekretaris Forum Komunikasi Piliang 14, Ifwandi St. Rajo Ameh di Lubukbasung, Sabtu (20/5).
Yuflichal tak memungkiri bahwa generasi muda Minangkabau saat ini banyak melupakan pentingnya karakter beradat dan agamais. Atas dasar itu, ninik mamak perlu menguatkan peran dalam membimbing anak kemenakan agar tak larut dan salah pergaulan.
“Kami ingin generasi kami ke depan lebih cerdas dan maju dari kami. Dalam artian positif, berilmu pengetahuan tinggi, berkarakter baik, santun dan tahu di ereang jo gendeang,” ucapnya.
Hal itu pula yang mendasari masyarakat Pasukuan Piliang menggelar halalbihalal tiap tahun. Agar anak kemenakan mengenal keluarga besarnya dan para ninik mamaknya.
“Lebih jauh halalbihalal ini sebagai sarana informasi dan komunikasi untuk mempererat hubungan silaturahmi dan persaudaraan sesama Pasukuan Piliang. Ke depan Pasukuan Piliang Lubukbasung dapat lebih mengembangkan sayap, tidak hanya persatuan untuk tingkat nagari, namun sampai ke kecamatan hingga kabupaten,” sebutnya.
Ia berharap, masyarakat Pasukuan Piliang Lubukbasung baik di kampung maupun di perantauan terus memberikan dukungan atas program-program yang diwacanakan di masa mendatang.
Ninik Mamak atau Tokoh Adat Pasukuan Piliang, Martias Wanto Datuak Maruhun mengatakan, kegiatan halalbihalal tersebut sangat luar biasa sekali, karena memotong satu ekor sapi dan mendapatkan hibah tanah 1.000 meter bujur sangkar.
“Dengan waktu persiapan kurang dari satu bulan, bisa memotong sapi dan mendapatkan sebidang tanah,” katanya. Menurutnya, silaturahmi itu sangat bermanfaat agar bisa mengenal satu sama lain. Atas dasar itu, Forum Komunikasi Piliang 14 Lubukbasung dibentuk sekitar tiga tahun yang lalu.
“Kita tidak boleh pecah belah dan dua tahun terakhir kegiatan berjalan dengan baik wujud dari silaturahmi. Ke depan harus ditingkatkan demi memajukan daerah,” katanya.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setkab Agam, Rahman memberikan apresiasi kepada Pasukuan Piliang atas terlaksananya kegiatan ini. “Pertemuan ini momen silaturahmi dalam membangun daerah dan mengimplementasikan komunikasi Pemda dengan masyarakat,” katanya.
Ia berharap Pasukuan Piliang dapat mendorong generasi ke depan bagaimana menjadi generasi maju. Diketahui, halalbihalal yang dihelat Pasukuan Piliang Nagari Lubukbasung tahun ini berpusat di pasar inpres Lubukbasung. Kegiatan ini diikuti para datuak, ninik mamak dan ratusan masyarakat pasukuan tersebut.
Kegiatan diawali dengan pemotongan seekor sapi hasil sumbangsih rang sumando Pasukuan Piliang. Diikuti kegiatan makan bersama dan diisi dengan tausyiah agama oleh Ustad Zulhamdi Malin Mudo, penyerahan sebidang tanah seluas 1.000 meter bujur sangkar dari ujuang ameh atas nama Emi Yumira dan disemarakkan dengan penampilan sejumlah kesenian tradisional. (ptr) Editor : Novitri Selvia