Kedua korban, Buduik (60) dan Kundue (40), warga Batang Gasan, ditemukan dalam kondisi selamat setelah dua hari pencarian intensif.
Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Kelas A Padang, Hendri, membenarkan keberhasilan operasi tersebut.
“Dua nelayan yang pergi melaut sejak Kamis (6/11) pukul 04.00 WIB telah kami temukan dalam keadaan selamat,” ujar Hendri dalam keterangannya.
Baca Juga: Erick Hamdani Gelar Kejuaraan Mini Soccer Terbuka Pabasko Badunsanak, Diikuti 24 Tim
Kapal jenis payang bernama WA milik Buduik, dengan ciri warna hijau-putih dan panjang 12 meter, dilaporkan hilang kontak usai diterpa angin badai dua kali sekitar pukul 11.00 WIB. Biasanya, kapal sudah kembali ke daratan sekitar pukul 16.00 WIB.
Informasi hilangnya kapal diterima Kantor SAR Padang dari Wali Nagari Gasan Gadang, Azirman, pada Kamis malam pukul 19.20 WIB.
Titik lokasi kejadian (LKP) diperkirakan berada di koordinat 0°25'7.08''S - 99°54'22.63''E, sekitar 63 kilometer dari Kantor SAR Padang ke arah barat laut.
Operasi pencarian dimulai kembali Jumat pagi (7/11) pukul 07.30 WIB dengan membagi area pencarian seluas 46 mil laut persegi menjadi tiga sektor.
SRU 1 menggunakan RIB 02 menyisir Sektor A (20 Nm²). SRU 2 menggunakan LCR dan perahu nelayan menyisir Sektor B (9 Nm²). SRU 3 menggunakan RIB 03 menyisir Sektor C.
Sekitar pukul 10.13 WIB, tim gabungan menemukan kedua korban di koordinat 0°37'39.12''S - 100°0'55.05''E, berjarak 147 mil dari perkiraan lokasi awal.
Baca Juga: Zohran Mamdani Tantang Trump Usai Menang Wali Kota New York: “Turn the Volume Up!”
“Kedua nelayan langsung dievakuasi ke posko dan dibawa pulang ke rumah masing-masing,” jelas Hendri.
Proses evakuasi berakhir pukul 12.15 WIB, dan setelah memastikan seluruh korban dalam kondisi aman, operasi SAR resmi ditutup pukul 14.05 WIB.
Operasi ini melibatkan 18 personel Kantor SAR Padang, 7 personel Pos SAR Pasaman, 13 personel BPBD Padangpariaman, 2 personel TNI, 2 personel Polri, serta dukungan dari 10 perangkat nagari, 20 masyarakat, dan 15 nelayan setempat.
Kondisi pencarian cukup menantang karena gelombang laut mencapai 1,25–2,5 meter, dengan angin berkecepatan 15 knot dan cuaca mendung, menurut laporan BMKG Maritim.(CC1)
Editor : Hendra Efison