Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Bupati Agam Lepas Wartawan ke HPN 2026, Tekankan Independensi dan Etika Pers

Putra Susanto • Jumat, 6 Februari 2026 | 11:18 WIB

 

Bupati Agam Benni Warlis didampingi Kadis Kominfo Roza Syafdefianti melepas rombongan wartawan Agam mengikuti agenda HPN 2026 di Banten bertempat di Rumah Dinas Bupati, Lubukbasung, Kamis (5/2).
Bupati Agam Benni Warlis didampingi Kadis Kominfo Roza Syafdefianti melepas rombongan wartawan Agam mengikuti agenda HPN 2026 di Banten bertempat di Rumah Dinas Bupati, Lubukbasung, Kamis (5/2).
PADEK.JAWAPOS.COM—Bupati Agam Benni Warlis Dt Tan Batuah melepas keberangkatan perwakilan wartawan Kabupaten Agam yang tergabung dalam Balai Wartawan Agam (BWA) dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Agam untuk mengikuti peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Serang, Banten. Pelepasan digelar di Rumah Dinas Bupati, Lubukbasung, Kamis (5/2).

Dalam kesempatan itu, Benni Warlis menekankan pentingnya menjaga independensi pers di tengah dinamika hubungan antara pemerintah dan media. Menurutnya, pers yang sehat adalah pers yang mampu berdiri pada kepentingan publik.

”Pemerintah daerah membutuhkan pers sebagai mitra strategis. Pers harus tetap independen, objektif, dan berpegang pada kode etik jurnalistik,” ujar Benni Warlis.

Ia mengingatkan, derasnya arus informasi digital dan maraknya hoaks menuntut wartawan semakin cermat dalam memverifikasi data. Kecepatan pemberitaan, kata dia, tidak boleh mengorbankan akurasi dan keberimbangan informasi. Pemerintah daerah, lanjut Benni, berkomitmen membuka ruang komunikasi dengan insan pers sebagai bagian dari upaya mendorong tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Selain soal independensi, Bupati juga mendorong agar keikutsertaan wartawan Agam dalam HPN 2026 dimanfaatkan sebagai ruang pembelajaran. Ia berharap para jurnalis dapat menyerap gagasan dan praktik baik jurnalistik dari daerah lain, sekaligus memperluas jejaring profesional di tingkat nasional.

”HPN jangan hanya dimaknai sebagai agenda seremonial tahunan. Ini momentum untuk memperkuat kapasitas, solidaritas, dan marwah profesi wartawan,” katanya.

Benni Warlis juga menyinggung pentingnya soliditas antarsesama wartawan di Kabupaten Agam, meskipun berbeda organisasi. Menurutnya, pers yang kuat lahir dari kebersamaan dalam menjaga profesionalisme dan etika jurnalistik.

Sementara itu, Ketua Balai Wartawan Agam, Anizur, SH, menyampaikan keikutsertaan wartawan Agam dalam HPN 2026 menjadi ruang strategis untuk konsolidasi profesi sekaligus menyuarakan berbagai persoalan daerah ke tingkat nasional.

”Banyak isu lokal Agam yang perlu mendapat perhatian lebih luas, mulai dari pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, hingga persoalan sosial pascabencana yang dampaknya masih dirasakan masyarakat,” ujar Anizur.

Ia menambahkan, forum HPN juga menjadi ajang bertukar pengalaman antarsesama insan pers dari berbagai daerah dalam menghadapi tantangan jurnalisme di era digital, termasuk tekanan kecepatan informasi, dominasi media sosial, serta perkembangan kecerdasan buatan.

Peringatan HPN 2026 mengusung tema ”Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”. Rangkaian kegiatan berlangsung pada 6–9 Februari 2026 di Provinsi Banten, dengan puncak acara pada 9 Februari di Kota Serang.

Agenda nasional ini diikuti ribuan wartawan dari berbagai daerah di Indonesia, sekaligus menjadi ruang refleksi peran pers dalam mengawal demokrasi dan kepentingan publik di tengah perubahan lanskap media. (*)

 

 

 

Editor : Eri Mardinal
#bupati agam #HPN 2026 #Balai Wartawan Agam