Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

H-5 Lebaran, Penjualan Bumbu Dapur di Pasar Lubuk Basung Meningkat

Dila Kartika Sari • Minggu, 15 Maret 2026 | 21:41 WIB

Penjualan bumbu dapur di pasar Lubuk Basung Agam meningkat H-5 Lebaran. Warga memborong rempah untuk memasak rendang, gulai, dan hidangan khas Idulfitri.
Penjualan bumbu dapur di pasar Lubuk Basung Agam meningkat H-5 Lebaran. Warga memborong rempah untuk memasak rendang, gulai, dan hidangan khas Idulfitri.
PADEK.JAWAPOS.COM—Aktivitas jual beli bumbu dapur di pasar tradisional Lubuk Basung, Kabupaten Agam, mulai meningkat memasuki H-5 menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H.

Warga memborong berbagai rempah dan bumbu untuk persiapan memasak hidangan khas Lebaran bersama keluarga.

Sejak pagi hari, lapak-lapak pedagang bumbu terlihat ramai pembeli. Komoditas seperti jahe giling, lengkuas giling, serta berbagai rempah untuk memasak gulai, sop, dan rendang menjadi bahan yang paling banyak dicari masyarakat.

Pembelian Bumbu Meningkat Jelang Lebaran

Warga yang datang ke pasar umumnya membeli bumbu dalam jumlah lebih banyak dibandingkan hari biasa. Mereka mulai menyiapkan berbagai bahan masakan yang akan disajikan saat Hari Raya Idulfitri.

Salah seorang pedagang bumbu rempah di pasar Lubuk Basung, Eva, mengatakan penjualan bumbu meningkat tajam menjelang Lebaran tahun ini. Hampir setiap hari lapaknya dipadati pembeli yang mencari berbagai jenis rempah untuk kebutuhan dapur.

“Sekarang sudah mulai ramai. Banyak orang memborong bumbu untuk masak gulai, sop, rendang dan berbagai lauk lainnya untuk persiapan Lebaran,” ujar Eva, Minggu (15/3/2026).

Menurutnya, peningkatan jumlah pembeli biasanya mulai terlihat sekitar sepekan sebelum Lebaran. Pada periode tersebut masyarakat mulai berbelanja kebutuhan dapur agar tidak kehabisan stok menjelang hari raya.

Omzet Pedagang Naik Signifikan

Eva menyebutkan pada hari biasa omzet penjualannya berkisar antara Rp1 juta hingga Rp2 juta per hari. Namun menjelang Lebaran, omzet tersebut meningkat cukup signifikan.

“Kalau hari biasa omzet paling sekitar Rp1 juta sampai Rp2 juta. Tapi menjelang Lebaran ini bisa mencapai Rp5 juta sampai Rp6 juta sehari,” katanya.

Selain meningkatnya jumlah pembeli, banyaknya masyarakat yang membeli bumbu dalam jumlah besar turut mendongkrak penjualan pedagang.

Beberapa jenis bumbu yang paling banyak dicari pembeli antara lain cabai merah, bawang merah, bawang putih, serta rempah seperti kunyit, jahe, dan lengkuas yang menjadi bahan utama dalam berbagai masakan khas Minangkabau.

Warga Mulai Siapkan Hidangan Lebaran

Sementara itu, salah seorang pembeli, Juliana, mengaku sengaja berbelanja lebih awal untuk menyiapkan kebutuhan dapur menjelang Lebaran.

“Sekarang sudah mulai beli bumbu untuk persiapan Lebaran. Biasanya nanti kami masak rendang, gulai dan sop untuk keluarga yang datang berkunjung,” ujar Juliana.

Ia memilih berbelanja lebih awal karena memperkirakan pasar akan semakin padat mendekati hari raya.

“Kalau sudah dekat Lebaran biasanya pasar makin ramai. Jadi lebih baik beli dari sekarang supaya tidak terlalu berdesakan,” katanya.(*)

Editor : Hendra Efison
#pasar ramai jelang Idulfitri #pasar Lubuk Basung Agam #bumbu dapur Lubuk Basung #belanja bumbu Lebaran