Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Dies ke-68, Unand semakin Matang dan Terpercaya, Efa: Kita Siap Menjadi Universitas Riset

Rommy Delfiano • Jumat, 13 September 2024 | 17:05 WIB

Efa Yonnedi PhD. (dok. pribadi)
Efa Yonnedi PhD. (dok. pribadi)

PADEK.JAWAPOS.COM-Hari ini (13/9), Unand merayakan Dies Natalis ke-68. Jelas, angka 68 menunjukkan Unand semakin matang. Tak hanya menjalankan tri dharma perguruan tinggi (pendidikan, penelitian dan pengabdian), namun juga memberikan kontribusi lebih maksimal.

Bukan hanya bagi Sumbar, namun juga nasional. Bahkan, dunia internasional. Bertajuk ”Accelerating innovation: Transforming for greater impact”, menekankan pada dua hal. Accelerating innovation mengacu kepada mempercepat proses inovasi dalam berbagai aspek, baik bidang akademis maupun akademik di Unand.

Hal ini menunjukkan pentingnya adopsi teknologi dan metode baru yang memungkinkan Unand untuk menjadi lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan perkembangan zaman.

Inovasi yang cepat memungkinkan pendekatan lebih efisien dan efektif dalam mewujudkan visi dan misi Unand dan menyelesaikan berbagai tantangan yang dihadapi.

”For Greater Impact” sendiri menekankan bahwa tujuan akhir dari upaya inovasi dan transformasi yang dilakukan Unand, untuk memberikan dampak yang lebih besar terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar.

Ini berarti bahwa hasil dari inovasi yang diakselerasi dan transformasi dilakukan tidak hanya terbatas pada peningkatan internal Unand, tetapi juga menghasilkan kontribusi signifikan bagi perkembangan sosial, ekonomi, dan budaya di tingkat lokal dan nasional.

Hal ini mencerminkan komitmen Unand dalam melayani masyarakat dan berkontribusi dalam menciptakan solusi atas berbagai permasalahan bangsa. ”Accelerating Innovation: Transforming for Greater Impact” mencerminkan komitmen Unand untuk terus berinovasi dan bertransformasi guna memberikan dampak positif yang lebih besar di masyarakat.

Ini mencakup kebutuhan untuk bersikap proaktif menghadapi tantangan zaman, meningkatkan kualitas pendidikan, dan memperkuat hubungan dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mencapai tujuan lebih luas,” terang Rektor Unand Efa Yonnedi PhD kpeada Padang Ekspres di Padang, kemarin (12/10).

Menurut dia, Unand merupakan perguruan tinggi negeri badan hukum (PTNBH) yang mengelola proses pendidikan yang bermutu dengan standar nasional dan internasional. Unand memiliki 126 program studi dari 15 fakultas dan 1 sekolah pascasarjana.

Di antaranya, saat ini memiliki 10 program studi strata-1 terakreditasi internasional, 7 program studi sertifikasi (AUN-QA) dan 2 Program Pascasarjana akreditasi internasional (FIBAA).

Selain kenyamanan dan fasilitas yang memadai untuk riset baik di bidang kesehatan, teknologi, pertanian, peternakan, sosial dan budaya, Unand menjadi daya tarik bagi mitra-mitra baik di kelas nasional maupun internasional untuk bekerja sama. Terutama, guna mendukung pengembangan riset yang dapat dimanfaatkan untuk kemajuan bangsa.

”Unand menjadi universitas riset, perguruan tinggi yang memiliki kekayaan intelektual dan menjadi kampus favorit bagi mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia maupun luar negeri yang berbaur dengan suasana akademis internasional,” terang mantan Dekan FEB Unand ini.

Unand, tambah dia, juga peduli pada pembentukan karakter SDM dan civitas akademika dengan karakter Andalasian. Yaitu, berilmu, beramal, bersosial, dan religious untuk dapat mencapai visi universitas andalas ”Menjadi Universitas Terkemuka dan Bermartabat”.

Di momen dies natalis ini, menurut Rektor, sejumlah keberhasilan diperoleh Unand. Di antaranya, prodi nilai indikator kinerja utama (IKU) enam tertinggi. Yakni, Teknologi Industri Pertanian (peringkat I), Teknik Pertanian dan Biosistem (peringkat II). Lalu, Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian (III).

Begitu pula, Podi Kerja Sama DUDI (duania usaha dunia industri). Yakni, Sistem Informasi (I), Akuntansi (II), Informatika (III) dan Teknik Komputer (III). Lalu, Prodi Kerja Sama Mitra Internasional, Teknik Pertanian dan Biosistem (I), Teknologi Industri Pertanian (II), dan Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian (III).

Unand juga membukukan penghargaan komersialisasi awards. Prof Dr Apr Amri Bakhtiar MS DESS T (Kudo Indonesia Jaya) atas keberhasilannya membuat tinta Pemilu berbahan gambir. Dr dr Andani Eka Putra MSc juga meraih penghargaan dari PT Crown Teknologi Indonesia berupa kit Diagnostik.

Sedangkan Ketua Panitia Dies Natalis ke-68 Dr Aidinil Zetra SIP MA menyebut pada 5 September 2024, Festival Adat Budaya Nusantara III di Gedung Convention Hall Unand Kampus Limaumanih. Lalu, pemilihan duta keterbukaan informasi publik di Gedung Serbaguna Fakultas Hukum Unand, Serta lainnya.

”Pada peringatan acara Dies Natalis ke-68 ini, Unand juga menganugerahkan berbagai penghargaan kepada dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa berprestasi. Secara khusus kami sampaikan apresiasi dan selamat kepada seluruh penerima penghargaan,” ujar dia. (r)

Editor : Novitri Selvia
#Efa Yonnedi #Dies Natalis #unand