Kepala Badan Pelaksana BPBD Agam Muhammad Luthfi mengatakan, pihaknya menerima laporan kehilangan tersebut pada Minggu (4/10/2020). Rombongan yang hilang tersebut diketahui berangkat masuk hutan pada Sabtu (3/10/2020) pagi.
“Warga ini terdiri atas dua rombongan. Mereka dari Nagari Suayan, Limapuluh Kota. Rombongan pertama 14 orang, dipimpin wali nagarinya. Mereka mencari sumber air di daerah perbatasan dengan Kamang Hilia Agam. Rombongan kedua, ada 77 orang lagi, dengan tujuan membuka jalur wisata,” kata Luthfi kepada wartawan.
Rombongan pertama yang berjumlah 14 orang, sudah ditemukan setelah diketahui turun di sekitar daerah Simarasok, Kecamatan Baso, Agam. “Kondisi 14 orang ini dilaporkan dalam keadaan baik-baik saja,” kata Luthfi.
Berikut ini nama ke-14 dari 91 orang yang sudah ditemukan, sesuai dengan catatan tertulis yang dibagikan BPBD Agam kepada wartawan.
- Mis farizon (Wali Nagari Suayan)
- Ulul azmi (Kepala Jorong Sabar)
- Riswandi
- Asril
- Nasri
- Zulfikar
- Uco
- Desrizal
- Arman
- Jirin
- Jontardi
- Baktul (Jorong Suaian Tinggi)
- Ris (Jorong Suayan Randah)
- Gusdakamri
Sejak kemarin cuaca di Agam dan sekitarnya, kata Luthfi, memang mendung dan hujan. BPBD Agam dan Basarnas sudah turun untuk melakukan pencarian.
Kamang Hilia dan Suayan merupakan daerah perbatasan kedua kabupaten. “Upaya pencarian masih dilakukan saat ini. Cuaca memang sejak kemarin hujan lebat," katanya lagi. (*) Editor : Hendra Efison