Hal itu diketahui berdasarkan hasil pengawasan dan pemantauan harga yang dilakukan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM) Kabupaten Agam di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Agam pada akhir pekan.
“Kami tetap melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap harga sejumlah komoditi di pasar tradisional saat hari pasar, kendati masih dalam kondisi pandemi Covid-19,” kata Kepala Bidang Perdagangan, Nelfia Fauzana, kemarin.
Pihaknya aku Nelfia, terjun langsung ke pasar-pasar tradisional guna memastikan tidak terjadinya lonjakan harga dan kelangkaan komoditi bahan pokok masyarakat. Berdasarkan pantauan terakhir katanya, kondisi harga kebutuhan pokok masih aman dan ketersediannya pun cukup.
Dibeberkan, harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional masih terbilang normal, bahkan beberapa komoditi mengalami penurunan. Seperti gula pasir lokal, harga berkisar Rp14 ribu per kilogram. Minyak goreng curah Rp 16 ribu per kilogram, sedangkan minyak goreng bermerek Rp 14 ribu per liter.
Lalu harga beras juga terpantau normal, seperti beras benang pulau terpantau di kisaran Rp 11,5 ribu per kilogram, beras sokan Rp 12 ribu per kilogram, beras Ir 42 Rp 11,5 ribu per kilogram, beras kuriak kusuik Rp13,5 ribu per kilogran dan beras dolog Rp 9,5 ribu per kilogram.
“Begitu pun dengan harga daging, seperti ikan, ayam dan sapi juga terbilang normal dan cukup ketersediannya untuk memenuhi permintaan pasar,” ujarnya.
Kemudian untuk harga cabai merah keriting berkisar Rp 24 ribu per kilogram atau turun Rp 1 ribu dari pekan sebelumnya. Harga cabe rawit berkisar Rp 30 ribu per kilogram. Lalu, harga telur ayam ras terpantau Rp 2 ribu per butir, telur ayam kampung dan telur bebek Rp 2,5 ribu per butir.
Harga sedikit naik ulasnya, terjadi pada komoditi bawang. Disebutkan, harga bawang merah dan bawang putih dipatok Rp 28 ribu per kilogram atau naik Rp 3 ribu per kilogram.
“Harga bawang pray naik menjadi Rp 18 ribu per kilogram, tomat Rp 15 ribu per kilogram,” sebutnya. (ptr) Editor : Novitri Selvia