Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Bunga Bangkai Setinggi 4,13 Meter Gagal Mekar

Novitri Selvia • Senin, 15 November 2021 | 12:51 WIB
Ilustrasi bunga bangkai gagal mekar.(NET)
Ilustrasi bunga bangkai gagal mekar.(NET)
Bunga bangkai jenis Amorphophallus gigas yang ditemukan tumbuh di kebun warga di Nagari Kotomalintang, Kecamatan Tanjungraya, Kabupaten Agam gagal mekar sempurna.

Bunga langka itu layu sebelum mekar sempurna diduga akibat curah hujan tinggi yang terjadi di sekitar lokasi.

“Bunga bangkai gagal mekar sempurna, karena sebelum mekar pucuk atau spadix sudah layu dan membusuk,” kata Kepala BKSDA Resor Agam, Ade Putra, kemarin.

Menurutnya, jadi layu dan membusuknya bunga itu kemungkinan disebabkan faktor lingkungan dengan volume curah hujan cukup tinggi melanda wilayah setempat sejak beberapa hari lalu. Selain itu, penyebab lain bunga layu dikarenakan kurangnya mendapat cahaya.

Pihaknya memprediksi, bunga langka yang dilindungi Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya ini akan mekar sempurna dalam beberapa hari ke depan.

Apabila mekar sempurna tambahnya, maka bunga tersebut diduga tertinggi di dunia, mengalahkan bunga bangkai yang tercatat paling tinggi sebelumnya yang tumbuh di Desa Merangin, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Riau pada 2017.

Bunga bangkai di Marangin dengan tinggi 3,97 meter dan tercatat tertinggi di dunia. “Apabila bunga bangkai di Kotomalintang mekar sempurna, maka akan tercatat tertinggi di dunia, karena berdasarkan pengukuran yang kita lakukan tingginya mencapai 4,13 meter,” katanya.

Diketahui, bunga bangkai itu ditemukan sekitar dua bulan lalu di lahan perkebunan warga. Pengakuan Wali Nagari Kotomalintang, Naziruddin, lokasi tumbuhnya tanaman itu tidak jauh dari pohon terbesar di Kotomalintang.

“Sejak ditemukannya bunga bangkai itu kita rawat dan dipagar agar tidak ada yang merusak,” sebutnya.

Keberadaan bunga tersebut juga sempat dikunjungi Wakil Bupati Agam Iwan Fikri Dt Parpatiah pada awal bulan November. Saat itu, wabup mengungkapkan tumbuhnya bunga setinggi 4 meter lebih itu merupakan sebuah fenomena menakjubkan. (ptr) Editor : Novitri Selvia
#bunga bangkai #gagal mekar #Nagari Kotomalintang