Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Kasus Penumpang Tukang Ojek Pasar Banto, Pelaku Begal Diringkus Satu Kabur

Novitri Selvia • Jumat, 3 Desember 2021 | 10:31 WIB
Ilustrasi.(NET)
Ilustrasi.(NET)
Dua pelaku pembegalan tukang ojek pangkalan Pasar Banto, Kota Bukittinggi diringkus jajaran Satreskrim Polres Agam, Kamis (2/12). Satu pelaku lainnya berhasil kabur dan masih dalam pengejaran aparat berwajib saat ini.

Kedua pelaku yang diamankan masih berusia remaja. Masing-masing adalah RD, 17, warga Nagari Tanjungsani dan HR, 15, asal Kotomalintang, Kecamatan Tanjungraya. Satu pelaku lainnya yang berhasil kabur berinisial F, 22, warga Tanjungsani.

“Kedua pelaku berhasil diringkus tim opsnal Satreskrim dan Satbinmas Polres Agam dibantu Unit Reskrim Polsek Tanjungraya,” kata Kasat Reskrim Polres Agam, AKP Farel Haris membenarkan penangkapan itu.

Operasi penangkapan lanjutnya, berlangsung sekitar pukul 10.00 di sejumlah lokasi di Kecamatan Tanjungraya. Diawali dari petugas yang mengantongi informasi keterlibatan pelaku RD.

Polisi pun langsung melakukan penyelidikan dan menemukan RD sedang meminta sumbangan mesjid di pinggir Jl. Raya Lubukbasung-Maninjau. RD sendiri tak berkutik saat diamankan petugas.

“Saat diinterogasi lisan, RD mengakui perbuatannya. Pelaku tidak sendiri. Melainkan bertiga dengan pelaku HR dan F,” jelasnya.

Berbekal keterangan RD, polisi langsung bergerak mengejar dua rekannya tersebut. Tim opsnal langsung menuju ke rumah pelaku F. Namun, kedatangan aparat tercium oleh F lebih dulu dan berhasil melarikan diri lewat pintu belakang dan telah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Agam saat ini.

Selanjutnya, petugas bergerak mengejar HR. Semula polisi mendatangi kediaman pelaku ketiga ini, namun tidak ditemukan. Keberadaannya pun terdeteksi di depan MTSN Pasarrabaa.

Aparat kemudian langsung menuju ke MTSN Pasar Rabaa dan benar menemukan pelaku HR di sana. HT sendiri sempat akan pergi meninggalkan lokasi kejadian namun berhasil diamankan.

“Saat ini kedua pelaku sudah diamankan di Mapolres Agam untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang pria paruh baya yang berprofesi sebagai tukang ojek pangkalan Pasar Banto, Kota Bukittinggi, jadi korban begal di Simpang Bukareh, Nagari Kapau, Kecamatan Tilatangkamang, Kabupaten Agam, Selasa (30/11). Dia dibegal oleh penumpangnya sendiri.

Peristiwa pencurian dengan kekerasan itu dilaporkan terjadi sekitar pukul 04.00. Korban berinisial HW, 48, warga Kelurahan Puhun Pintu Kabun, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS), Bukittinggi.

Kapolsek Tilatangkamang, Iptu Rommy Hendra mengatakan, korban dibegal oleh dua pria tak dikenal. Modus pelaku yakni dengan berpura-pura menjadi penumpang. Pelaku memesan ojek kemudian meminta diantarkan ke sebuah alamat.

“Dalam perkara ini, korban yang merupakan tukang ojek didatangi oleh pelaku dan diminta untuk mengantarkannya ke wilayah Kapau,” katanya.

Dalam aksinya, para pelaku menggunakan senjata tajam jenis pisau demi merampas motor korban. Korban yang memberikan perlawanan berusaha memegang bilah pisau tersebut. Hingga telapak tangan dan tiga jarinya terluka cukup parah.

Selain menderita luka robek di jari tangan sebelah kiri, korban mengalami kerugian sekitar Rp 6 juta atas kejadian itu. Menyusul sepeda motor Honda Revo Hitam bernopol BA 2217 LS yang dipakai korban mengojek berhasil dibawa kabur pelaku.(ptr) Editor : Novitri Selvia
#tukang ojek #Pasar Banto #begal