Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

55 Bencana Alam Landa Agam Sejak Awal 2022, Cek Infonya!

Novitri Selvia • Selasa, 19 Juli 2022 | 11:17 WIB
PEMBERSIHAN: Tim BPBD dan PUTR Agam bersama pihak kecamatan dan nagari melakukan pembersihan material longsor yang menimbun badan jalan Hulubanda, Jorong Salimpauang, Sabtu (18/6) lalu.(IST)
PEMBERSIHAN: Tim BPBD dan PUTR Agam bersama pihak kecamatan dan nagari melakukan pembersihan material longsor yang menimbun badan jalan Hulubanda, Jorong Salimpauang, Sabtu (18/6) lalu.(IST)
Sebanyak 55 kejadian bencana alam melanda wilayah Kabupaten Agam dan sekitarnya dalam semester pertama tahun 2022. Kejadian pohon tumbang menjadi bencana yang paling mendominasi di daerah tersebut.

“Rekapitulasi kejadian bencana alam sejak awal 2022 hingga Juni 2022 ada 55 kali kejadian bencana alam di wilayah Agam. Sebanyak 12 kecamatan terdampak,” kata Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam Bambang Warsito, kemarin (18/7).

Rentang waktu enam bulan tersebut, lanjutnya, bencana pohon tumbang tercatat paling banyak terjadi dengan 33 kejadian, tanah longsor delapan kejadian, orang hilang dan hanyut lima orang.

Kemudian, angin kencang disertai hujan dua kejadian, angin puting beliung satu kejadian, banjir tiga kejadian, kebakaran lahan satu kejadian dan jalan amblas dua kejadian.

“Pohon tumbang paling banyak terjadi melanda Agam. Berdampak pada gangguan akses jalan, penerangan, jaringan telekomunikasi, menimpa rumah, kendaraan hingga bengkel,” tuturnya.

Ia menekankan, BPBD Agam terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat dalam rangka meminimalisir kejadian bencana alam. Lalu, menurunkan tim untuk memotong pohon yang berpotensi tumbang menimpa rumah dan ruas jalan.

Selain itu, membersihkan jaringan irigasi, perbukitan yang berpotensi longsor dan lainnya. “Ini dalam rangka meminimalisir bencana alam saat curah hujan dan angin kencang melanda daerah kita,” jelasnya.

Ia menambahkan, Kabupaten Agam merupakan daerah rawan bencana alam atau supermarket bencana di Sumbar. Ini mengingat bahwa Agam memiliki daerah perbukitan, dataran rendah, gunung api aktif dan lainnya. (ptr) Editor : Novitri Selvia
#bencana alam #BPBD Agam