Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Dua Titik Jalan Agam Amblas, Rp133 Juta Dialokasikan! Ini Lokasinya!

Novitri Selvia • Kamis, 21 Juli 2022 | 12:08 WIB
AMBLAS: Pengendara sepeda motor tampak hati-hati saat melintas di jalan Alahan Siriah di Nagari Batukambing yang amblas beberapa waktu lalu.(IST)
AMBLAS: Pengendara sepeda motor tampak hati-hati saat melintas di jalan Alahan Siriah di Nagari Batukambing yang amblas beberapa waktu lalu.(IST)
Dua titik jalan yang amblas terdampak bencana di Nagari Batukambing dan Bawan, Kecamatan Ampeknagari dipastikan belum akan diperbaiki dalam waktu dekat. Solusi sementara, Pemkab Agam bakal membangun jalan peralihan untuk mempermudah akses warga.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam, Irman mengatakan, dua titik jalan amblas itu yakni jalan Alahan Siriah di Nagari Batukambing dan Padangmalalak di Nagari Bawan. Dua jalur ini terban akibat curah hujan yang melanda wilayah itu pada pertengahan Juni 2022.

“Titik amblas terparah yakni jalan di Padangmalalak, sepanjang kurang lebih 20 meter dengan lebar 2,5 meter. Untuk memperbaiki kedua titik jalur itu pastinya membutuhkan dana yang besar dan proses yang panjang. Tentu perlu diajukan dulu,” kata Irman, kemarin (20/7).

Solusi sementara lanjutnya, pihaknya bakal membangun jalan peralihan di dua titik jalan itu dengan menggunakan dana belanja tak terduga (BTT) sebesar Rp133 juta. Memanfaatkan lahan warga dengan mekanisme pinjam pakai.

Untuk jalan Alahan Siriah, saat ini sudah diproses dalam segi anggaran maupun segi teknis. BPBD Agam kata dia, telah berkoordinasi dengan tim teknis dari Dinas PUTR Agam dalam upaya percepatan pengerjaannya.

“Pengerjaan segera kami lakukan dan akan dimulai minggu ini, agar akses lalu lintas secepatnya lancar kembali. Prosesnya sudah tahap pengangkutan material ke lokasi,” jelasnya.

Sedangkan untuk Jalan Padangmalalak imbuhnya, masih dalam proses pembicaraan pinjam pakai lahan ke pemilik lahan. Pihaknya bersama tokoh masyarakat setempat sedang berupaya melakukan percepatan penyelesaian lahan itu.

Ia menjelaskan, jalan peralihan itu dibangun untuk kepentingan darurat berbentuk timbunan. Setelah jalan utama yang rusak telah dibenahi nantinya, maka lahan yang dipakai dikembalikan lagi ke pemilik.

“Jalan Padangmalalak ini sejatinya sudah seringkali amblas akibat tanah longsor dan telah berulangkali dilakukan penanggulangan. Namun kembali terjadi tanah longsor pada 17 Juni 2022 dan saat ini sedang diproses perbaikannya,” sebutnya.

Untuk jangka panjang, tambahnya, DPUTR Agam bakal memperbaiki jalan tersebut, karena dana BTT itu hanya bersifat darurat dan tidak disikapi maka jalan tidak bisa dilalui kendaraan atau berpotensi semakin rusak.

Sementara Camat Ampeknagari, Roza Syafdefianti menambahkan perbaikan Jalan Padang Malalak sudah diupayakan dan memang belum menemui kata sepakat dengan pemilik lahan sejauh ini.

“Tokoh-tokoh masyarakat setempat sudah turut serta menyelesaikan, namun terkendala kesepakatan dengan pemilik lahan. Kami akan berusaha untuk menyelesaikan kendala pembebasan lahan dalam waktu dekat,” tukasnya. (ptr) Editor : Novitri Selvia
#Bawan #BPBD Agam #jalan amblas #Nagari Batukambing #pemkab agam