Peristiwa yang terjadi Senin (27/3) malam sekira pukul 23.50 itu, menyebabkan material tanah disertai batu menutupi setengah badan jalan Bukittinggi-Lubukbasung.
Kalaksa BPBD Agam Bambang Warsito mengatakan, bencana longsor tersebut dipicu karena tingginya curah hujan yang mengguyur kawasan tersebut. Peristiwa tersebut membuat jalan Bukittinggi-Lubukbasung hanya dapat digunakan satu lajur untuk sementara waktu.
“Material longsor berupa tanah dan bebatuan menutupi sebagian badan jalan. Tumpukan material diperkirakan setinggi 3 meter,” sebutnya.
Bambang menambahkan, pihaknya langsung menerjunkan petugas tim reaksi cepat (TRC) BPBD Agam ke lokasi untuk mengevakuasi material longsor. Sebagai langkah penanganan, pihaknya dibantu masyarakat melakukan pembersihan material tanah yang tumpah ke badan jalan dengan alat seadanya sebelum alat berat datang.
“Saat ini, jalur telah dibuka dan akses lalulintas sudah normal kembali,” sebutnya.
Ia mengimbau masyarakat dan para pengguna jalan yang melintasi rute Bukittinggi-Lubukbasung untuk berhati-hati. (ptr) Editor : Novitri Selvia