Butuh 10 tahun lamanya mewujudkan pemindahan tersebut, dengan banyak perjuangan untuk menjadikan ibu kota Lubukbasung.
"Hari ini kita sama-sama merayakan sekaligus menjadi evaluasi atas semua daya dan upaya yang telah kita lakukan dalam mewujudkan cita-cita pembangunan kota Lubukbasung yang mampu menyandang marwah Agam secara keseluruhan,” ucap Bupati Agam Andri Warman dalam amanat upacara 30 Tahun perpindahan ibu kota Kabupaten Agam dari Bukittinggi ke Lubukbasung, Rabu (19/7).
Pada usia ke 30 ini, lanjut Bupati kita mendapatkan kado istimewa untuk pertama kalinya dalam sejarah, Kota Lubukbasung meraih Piala Adipura.
“Meski yang dikedepankan adalah kota Lubukbasung, sejatinya anugerah perdana ini dipersembahkan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Agam,” terangnya.
Lebih lanjut Andri Warman menyebutkan prestasi tersebut merupakan peran serta dukungan masyarakat, hal ini menjadi bukti masyarakat bukan hanya sebagai objek, tetapi sebagai subjek pembangunan.
Bupati juga berharap kegiatan ini menjadi motovasi dan semangat pada masyarakat dalam menjaga kesatuan dan persatuan dalam mendukung pembangunan daerah.
Setelah upacara dilaksanakan dilanjutkan dengan kegiatan Arak Jamba dan makan bersama di Balairung Rumah Dinas Bupati Agam.(*) Editor : Hendra Efison