Hal ini diakui Camat Tanjungmutiara, Edo Aipa Pratama, Kamis (22/2), bahwasanya masyarakat sudah mulai berdatangan ke lokasi itu. “Meski belum diresmikan, masyarakat sudah melaksanakan ibadah di masjid itu, tapi belum dibuka untuk umum,” ujarnya.
Masjid Sirah itu berdiri megah di tepian pesisir Tiku, dengan desain sangat mewah. Bahkan posisinya sangat strategis, berdekatan dengan Muaro Mati yang bisa jadi destinasi wisata pendukung.
Pembangunan masjid yang selesai akhir 2023 itu, bertujuan untuk mendukung pengembangan objek wisata sekitar. Dengan harapan bisa menjadi wisata religi seperti daerah lain.
“Untuk sarana prasarana sudah lengkap, baik bangunan fisik maupun fasilitas lain seperti, sound sistem, karpet, AC, WC beserta tempat berwuduk dan lainnya,” kata Edo.
Camat juga sudah mengajukan surat pengusulan pembentukan pengurus dan pengelola masjid kepada Pemkab Agam. Menurut bocoran informasi, peresmian masjid itu akan diupayakan jelang Ramadan tahun ini.
“Kita berharap dalam waktu dekat masjid sudah diresmikan, supaya Ramadan tahun ini bisa dimanfaatkan untuk umum,” harap Edo. (ptr)
Editor : Novitri Selvia