Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Agam, Edi Busti, memonitoring kegiatan konstruksi pembangunan dua jembatan dan satu puskesmas itu pada Kamis (12/12/2024) lalu.
Edi Busti didampingi Kepala Dinas PUTR Agam Ofrizon, serta Kabid Bina Marga Gani Basya. Sementara peninjauan bangunan puskesmas didampingi Kepala Dinkes Agam Hendri Rusdian.
“Monitoring ini penting agar kita bisa memastikan proyek berjalan sesuai rencana, baik dari segi waktu penyelesaian maupun kualitas konstruksinya. Jika ada kendala di lapangan, kita bisa segera melakukan langkah-langkah korektif,” ungkap Sekkab.
Jembatan Pasia Tiku memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan pariwisata daerah. Dengan akses yang lebih baik, diharapkan jumlah kunjungan wisatawan ke Pasia Tiku akan meningkat, sehingga berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat.
Sementara itu, jembatan Simaruok di Kecamatan Lubukbasung juga dinilai vital dalam memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi barang. Ia meminta kontraktor pelaksana dan pengawas proyek agar selalu berkoordinasi dengan dinas terkait, sehingga semua potensi hambatan bisa diminimalisir.
Selain itu, terkait peninjauan Puskesmas Nagari Manggopoh, Sekkab menekankan pentingnya, untuk memastikan kembali mutu dan kualitas fungsi bangunan sesuai standar fasilitas kesehatan.
“Fasilitas kesehatan ini meskipun telah selesai dan melayani masyarakat. Namun, masih terdapat beberapa kekurangan, baik fasilitas alat dan lain sebagainya yang mesti ditambah atau dibetulkan agar nantinya dapat melayani masyarakat dengan maksimal,”ujarnya.
Kepala Dinas PUTR Agam, Ofrizon, menyampaikan hingga saat ini, progres pembangunan dua jembatan tersebut berjalan relatif lancar.
“Untuk jembatan Pasia Tiku dan Simaruok masih dalam tahap pengerjaan. Sedangkan Puskesmas Nagari Manggopoh sudah selesai dan beroperasi. Namun, kami tetap melakukan evaluasi berkala agar target waktu dan kualitas proyek dapat tercapai,” jelas Ofrizon.
“Puskesmas telah memberikan layanan kesehatan primer kepada masyarakat. Namun, masih terdapat beberapa penambahan peralatan dan obat-obatan untuk menunjang layanan kesehatan di puskesmas ini,” timpal Hendri Rusdian. (ptr)
Editor : Hendra Efison