PADEK.JAWAPOS.COM-Guna mencegah penyebaran Penyakit Kuku dan Mulut (PMK) hewan ternak terutama sapi di Kabupaten Agam, Dinas Pertanian setempat mulai melakukan vaksinasi secara intensif kepada ternak-ternak masyarakat.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Agam, Arief Restu, diwakili Kepala Bidang Keswan dan Kesmavet, drh. Sri Hilmayeni Tri Putri mengatakan, saat ini pihaknya sudah menyiapkan 2.000 dosis vaksin. Stok ini bisa digunakan untuk program vaksinasi dari minggu ke-3 Januari sampai minggu ke-3 Februari 2025.
“Giat vaksinasi cegah PMK ini sudah mulai kita laksanakan. Kita telah menyiapkan vaksin sebanyak 2.000 dosis untuk pelaksanaan dari minggu ke-3 Januari sampai minggu ke-3 Februari”, ujar Yeni didampingi Kepala UPT Puskeswan Ambun Pagi, drh. Taufiq Asmar, saat melakukan vaksinasi di Kecamatan Ampekkoto, baru-baru ini.
Ia menjelaskan, ribuan vaksin itu disebarkan di lima titik UPT Pusat Kesehatan Hewan (UPT Puskeswan) yang ada Kabupaten Agam. “Sampai saat ini, sebanyak 346 ekor ternak sapi telah kita vaksin”, ungkapnya. Yeni menjelaskan, hewan ternak yang divaksin adalah ternak yang sehat dan tidak bunting untuk ternak betina.
Adapun langkah-langkah pencegahan kepada peternak selain divaksin, antara lain dengan menjaga kebersihan kandang secara rutin, menyemprotkan disinfektan di area ternak, dan mengawasi peredaran hewan ternak dari luar kota.
“Jika ada ternak yang menunjukkan gejala PMK, segera laporkan kepada kami agar bisa ditangani sebelum virus menyebar lebih luas,” tambah Yeni. (ptr)
Editor : Novitri Selvia