Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Fokus 7 Penindakan, 334 Personel Dikerahkan

Putra Susanto • Rabu, 16 Juli 2025 | 11:44 WIB
DIMULAI: Kapolres Agam AKBP Muari memimpin apel gelar pasukan Operasi Patuh Singgalang 2025 di Aula Wibisono, Mapolres setempat, Senin (14/7). (HUMAS POLRES AGAM UNTUK PADEK).
DIMULAI: Kapolres Agam AKBP Muari memimpin apel gelar pasukan Operasi Patuh Singgalang 2025 di Aula Wibisono, Mapolres setempat, Senin (14/7). (HUMAS POLRES AGAM UNTUK PADEK).

PADEK.JAWAPOS.COM-Polres Agam akan memprioritaskan tujuh jenis penindakan pelanggaran lalu lintas pada Operasi Patuh Singgalang 2025. Operasi ini akan digelar selama dua pekan sejak 14-27 Juli mendatang.

“Operasi Patuh Singgalang 2025 ini akan mengedepankan pendekatan preemtif, preventif, serta penegakan hukum secara manual maupun elektronik dengan tema Tertib Berlalulintas Demi Terwujudnya Indonesia Emas,” kata Kapolres Agam AKBP Muari dalam amanatnya saat apel gelar pasukan di Aula Wibisono, Mapolres setempat, Senin (14/7).

Menurutnya, ada tujuh jenis pelanggaran lalu lintas yang menjadi fokus dalam operasi ini. Tujuh fokus itu menggunakan telpon genggam saat berkendara, pengendara di bawah umur dan berboncengan lebih dari satu orang.

Kemudian tidak menggunakan helm standar dan sabuk pengaman, mengemudi dalam pengaruh alkohol, berkendara melawan arus dan berkendara melebihi batas kecepatan.

Polres Agam sendiri bakal mengerahkan 334 personel dalam operasi tersebut. Untuk penindakan akan dilakukan secara persuasif dan humanis yang diiringi dengan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.

“Operasi ini merupakan operasi kewilayahan yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia selama 14 hari dimulai pada 14-27 Juli 2025 mendatang,” jelas Kapolres didampingi Kasi Humas Iptu Ismail.

Ia menambahkan permasalahan lalu lintas saat ini semakin kompleks seiring dengan pertumbuhan populasi dan kendaraan, serta perkembangan sistem transportasi digital. Hal tersebut menuntut inovasi dan kolaborasi antara Polri dan pemangku kepentingan lainnya untuk mewujudkan lalu lintas yang tertib dan aman.

Kapolres juga mengingatkan seluruh personel yang bertugas agar mengutamakan keselamatan, menghindari tindakan kontra produktif, serta bekerja secara profesional dan prosedural.

“Patuh dalam berlalu lintas adalah cerminan budaya dan moralitas bangsa. Untuk itu, marilah kita jadikan Polri sebagai cermin moralitas bangsa,” katanya.

Apel gelar pasukan digelar di Aula Wibisono Polres Agam ditandai dengan penyematan pita operasi kepada perwakilan masing-masing dan instansi sebagai tanda dimulainya Operasi Patuh Singgalang 2025. Usai pelaksanaan upacara dilanjutkan dengan rapat koordinasi lintas sektoral. (ptr)

Editor : Novitri Selvia
#Aula Wibisono Polres Agam #Operasi Patuh Singgalang 2025 #polres agam #Muari #Iptu Ismail #pelanggaran lalu lintas