Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

6.000 Kubik Material Galodo Dikeluarkan

Rian Afdol • Jumat, 25 Juli 2025 | 12:15 WIB

KERJA EKSTRA: Sejumlah alat berat sedang bekerja melakukan pengerukan material galodo di Bendungan Cangkiang yang terletak di Nagari Batutaba, kemarin.(RIAN/PADEK)
KERJA EKSTRA: Sejumlah alat berat sedang bekerja melakukan pengerukan material galodo di Bendungan Cangkiang yang terletak di Nagari Batutaba, kemarin.(RIAN/PADEK)

PADEK.JAWAPOS.COM-Pemerintah melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) mulai melakukan pengerukan Bendungan Cangkiang di Nagari Batutaba, Kabupaten Agam, yang tertimbun material banjir bandang (galodo) pada 11 Mei 2024 lalu.

Wali Nagari Batu Taba, Rahmad Hidayat, menyebut pengerukan dimulai Kamis (24/7) dengan target kedalaman dua meter dan estimasi waktu 15 hari.

Dua alat berat dikerahkan untuk mengeluarkan sekitar 6.000 kubik pasir hitam dari total 23.000 kubik material yang menumpuk di bendungan seluas 3,5 hektar.

“Pengerukan ini bagian dari mitigasi bencana pasca pendangkalan akibat Galodo,” jelas Rahmad.

Masyarakat setempat menyambut baik upaya ini. Namun, warga seperti Rizal berharap pengerukan juga dilakukan di sepanjang aliran sungai menuju bendungan, karena sungai yang dangkal berpotensi memicu banjir atau lahar dingin.

“Aliran sungai dekat permukiman, kami khawatir jika hujan deras turun,” katanya. (rna)

Editor : Novitri Selvia
#pengerukan Bendungan Cangkiang #Nagari Batutaba #Galodo Agam