Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Bus Pariwisata Terguling di Kelok 44

Putra Susanto • Senin, 18 Agustus 2025 | 12:45 WIB

MUSIBAH: Polisi melakukan pengaturan lalu lintas di Kelok 44, pasca-satu unit bus mengalami kecelakaan tunggal, Sabtu (16/8).
MUSIBAH: Polisi melakukan pengaturan lalu lintas di Kelok 44, pasca-satu unit bus mengalami kecelakaan tunggal, Sabtu (16/8).

PADEK.JAWAPOS.COM-Satu unit bus pariwisata bernomor polisi B 2057 XAO mengalami kecelakaan tunggal di Kelok 44, persisnya di tikungan 14, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjungraya. Insiden ini sempat memicu macet panjang di jalur Bukittinggi-Lubukbasung tersebut saat pihak kepolisian melakukan evakuasi.

Kapolres Agam AKBP Muari melalui Kapolsek Tanjung Raya AKP Muzakar mengatakan, bus tersebut dikemudikan Guntur, 43, warga Ciledug, Tangerang. Bus terperosok ke lubang jalan hingga terguling, Jumat malam (15/8), sekitar pukul 22.00.

“Bus dalam kondisi rebah dan mengalami lecet di bagian dinding kiri. Tidak ada korban jiwa karena kendaraan kosong tanpa penumpang,” kata Muzakar, Sabtu (16/8).

Sejak insiden terjadi, polisi menerapkan sistem buka-tutup jalur. Hanya kendaraan roda empat dan roda dua yang bisa melintas hingga Sabtu pagi. Sekitar pukul 08.00, proses evakuasi dengan mobil derek dimulai.

Saat evakuasi berlangsung, arus lalu lintas terpaksa ditutup total sehingga kemacetan sepanjang satu kilometer tak terelakkan. “Evakuasi selesai sekitar pukul 11.00. Penutupan jalan berlangsung hampir tiga jam,” jelasnya.

Keterangan polisi menyebutkan, sopir bus membawa kendaraan itu dari Jakarta menuju Bukittinggi dalam kondisi kosong. Ia sempat singgah ke kampung halaman di Lubukbasung untuk membesuk orang tuanya yang sakit. 

Dalam perjalanan kembali melewati Kelok 44 yang licin akibat hujan, Guntur diduga kurang terbiasa dengan medan sehingga bus masuk lubang dan terguling. Beruntung, insiden di jalur berliku yang ekstrim serta dikenal rawan kecelakaan itu tidak menimbulkan korban jiwa.

Namun, kejadian tersebut kembali menegaskan perlunya kewaspadaan ekstra bagi pengemudi, terutama yang baru pertama kali melintas di kawasan Kelok 44. (ptr)

Editor : Novitri Selvia
#kelok 44 #laka lantas #Nagari Maninjau #polres agam #AKBP Muari