Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Musibah Beruntun, Dua Rumah Ludes Terbakar: ASN dan Petani Kehilangan Tempat Tinggal

Putra Susanto • Senin, 27 Oktober 2025 | 11:36 WIB

MASIH DISELIDIKI: Personel Damkar Agam berjibaku memadamkan api yang membakar rumah di Jorong Lasituo, Lasi, Canduang, Jumat malam (24/10).
MASIH DISELIDIKI: Personel Damkar Agam berjibaku memadamkan api yang membakar rumah di Jorong Lasituo, Lasi, Canduang, Jumat malam (24/10).

PADEK.JAWAPOS.COM-Dalam rentang waktu kurang dari lima jam, dua peristiwa kebakaran terjadi di Kabupaten Agam, Jumat (24/10) malam hingga Sabtu (25/10) dini hari.

Kebakaran pertama melanda rumah kayu di Jorong Lasituo, Nagari Lasi, Kecamatan Canduang, dan yang kedua menimpa rumah permanen di Jorong Paninggiran Baruah, Nagari Nantujuah, Kecamatan Palupuh.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP dan Damkar Agam, Eki Marlinda, mengatakan kebakaran di Lasituo terjadi sekitar pukul 21.20. Rumah kayu berukuran 6x12 meter milik ASN Kecamatan Malalak, Tibrani, 55, yang dihuni Hasan Basri, 65, hangus terbakar.

“Begitu laporan masuk, petugas langsung meluncur ke lokasi dengan waktu tempuh sekitar lima menit. Tiga armada dikerahkan dari Sungai Tanang, Biaro, dan Bukittinggi. Api berhasil dipadamkan dalam waktu satu jam,” jelas Eki.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 70 juta. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan aparat berwenang.

Beberapa jam berselang, sekitar pukul 02.20, api kembali melalap rumah permanen berukuran 6x7 meter milik Bani Baruah, 55, di Jorong Paninggiranbaruah, Nagari Nantujuah, Kecamatan Palupuh.

“Dua armada kami kerahkan dari Pos Sungai Tanang dan Biaro. Api dapat dikendalikan dalam waktu sekitar satu jam,” tambah Eki Marlinda.

Kerugian akibat kebakaran di Palupuh diperkirakan mencapai Rp 150 juta. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran juga masih dalam penyelidikan.

Bupati Agam, Benni Warlis Dt Tan Batuah, turun langsung ke lokasi kebakaran di Lasituo, Sabtu (25/10). Ia menyalurkan bantuan darurat berupa sandang, pangan, dan uang tunai kepada korban Hasan Basri.

“Kebakaran ini musibah yang tidak diinginkan siapa pun. Semua yang terbakar milik Allah, dan kini kembali kepadanya. Semoga korban tabah menghadapinya,” ujar Benni.

Ia turut bersyukur tidak ada korban jiwa, bahkan dua ekor kerbau milik korban yang dikandangkan dekat rumah berhasil diselamatkan. “Semoga bisa menjadi penopang ekonomi keluarga ke depan,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Agam juga menyiapkan bantuan lanjutan melalui Dinas Sosial untuk mendukung pemulihan pasca-musibah di dua lokasi tersebut. (ptr)

Editor : Novitri Selvia
#Canduang Agam #Satpol PP dan Damkar Agam #Nagari Nantujuah #Benni Warlis #Eki Marlinda #kebakaran