Program ini merupakan wujud komitmen PLN dalam mendukung transisi energi bersih sekaligus membantu pelaku usaha kecil beralih dari genset berbahan bakar fosil ke listrik yang efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.
Dalam kegiatan tersebut, PLN menyerahkan bantuan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kepada lima petani kilang tebu di Kabupaten Agam. Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas serta menekan biaya operasional usaha rakyat berbasis energi listrik.
General Manager PLN UID Sumatera Barat, Ajrun Karim, menyampaikan bahwa program ini menjadi langkah konkret dalam mewujudkan kemandirian energi di sektor pertanian.
“Semangat Hari Pahlawan mengingatkan kita untuk terus berjuang bagi kemajuan bangsa dengan cara kita masing-masing. Melalui Program TJSL Elektro Motor Kilang Tebu ini, PLN ingin menjadi pahlawan energi bagi masyarakat — memberikan solusi yang efisien, bersih, dan meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha kecil,” ujarnya.
PLN berharap melalui program ini, produktivitas petani tebu di Kabupaten Agam dapat meningkat dengan penggunaan energi listrik yang lebih hemat serta ramah lingkungan.
Kegiatan tersebut disambut antusias oleh para petani, yang menilai program PLN sebagai bentuk dukungan nyata terhadap keberlanjutan usaha dan kesejahteraan masyarakat di daerah.(*)
Editor : Hendra Efison