Kali ini, bantuan diserahkan kepada masyarakat terdampak di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Jumat (12/12/2025).
Penyaluran bantuan tersebut merupakan kelanjutan dari program bantuan sebelumnya yang telah diberikan kepada korban bencana di Kota Padang, sebelum dilanjutkan ke wilayah Kabupaten Agam.
Head of Brand and Marketing Department PT Chery Sales Indonesia, Rifkie Setiawan, mengatakan bantuan ini merupakan bagian dari implementasi program Environmental, Social, and Governance (ESG) Chery sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana.
“Program ESG ini kami jalankan sebagai wujud kepedulian Chery terhadap musibah banjir bandang yang melanda Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh,” ujar Rifkie Setiawan.
Ia menjelaskan, bantuan yang disalurkan tidak hanya berupa logistik kebutuhan sehari-hari bagi masyarakat terdampak bencana, tetapi juga mencakup dukungan bagi konsumen Chery yang kendaraannya terdampak banjir bandang di tiga provinsi tersebut.
“Selain bantuan logistik, kami juga memberikan dukungan kepada konsumen berupa diskon khusus suku cadang dan jasa perbaikan kendaraan yang terdampak bencana,” jelasnya.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung pemulihan aktivitas warga pascabencana.
Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Tanjung Raya, Arpinus, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Chery Indonesia atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada masyarakat di wilayahnya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Chery Indonesia atas bantuan dan kepeduliannya kepada warga Tanjung Raya. Bantuan ini sangat membantu meringankan beban masyarakat terdampak bencana,” ujar Arpinus.
Menurut Arpinus, bencana galodo yang terjadi berdampak pada sekitar 10 nagari di Kecamatan Tanjung Raya.
Selain bantuan logistik, wilayah tersebut juga membutuhkan dukungan untuk percepatan perbaikan infrastruktur yang rusak akibat bencana.
“Beberapa nagari terdampak cukup parah dan masih membutuhkan bantuan, terutama untuk perbaikan infrastruktur agar aktivitas masyarakat bisa kembali normal,” pungkasnya.(*)
Editor : Hendra Efison