Kunjungan kerja tersebut dipimpin Kepala Dinas Sosial Agam, Villa Erdi, didampingi Kepala Bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial, Hasneril.
Rombongan diterima langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Lubukbasung, Budi Suharto, bersama Kepala Subbag Tata Usaha Heri Apriedi dan Kepala Subseksi Keperawatan Widta Rama.
Villa Erdi mengatakan, pertemuan itu membahas penguatan pembinaan sosial, rehabilitasi, serta dukungan kesejahteraan sosial bagi WBP. Menurutnya, sinergi lintas sektor penting untuk memastikan proses reintegrasi sosial warga binaan berjalan optimal setelah selesai menjalani masa pidana.
”Peran Dinas Sosial tidak hanya sebatas pendampingan administratif, tetapi juga penguatan rehabilitasi sosial, peningkatan keterampilan, serta kesiapan mental dan sosial warga binaan sebelum kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Selain melakukan pertemuan koordinasi, rombongan Dinas Sosial Agam juga meninjau sejumlah program pembinaan kemandirian yang berjalan di lingkungan lapas. Program tersebut meliputi budidaya ayam petelur, kolam ikan lele, serta kebun sayur yang dikelola warga binaan di bawah pengawasan petugas lapas.
Villa Erdi menambahkan, program pembinaan kemandirian tersebut diarahkan untuk meningkatkan keterampilan, kemandirian, dan ketahanan pangan, sekaligus membekali WBP dengan kemampuan kerja sebagai modal saat kembali ke tengah masyarakat.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Lubukbasung, Budi Suharto, menyatakan pihaknya terus mendorong pelaksanaan pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada kedisiplinan, tetapi juga pada pengembangan kemandirian dan keterampilan kerja warga binaan.
”Program budidaya ternak, perikanan, dan pertanian yang kami jalankan diharapkan memberikan nilai tambah bagi warga binaan, baik secara ekonomi maupun sebagai bekal keterampilan,” kata Budi.
Ia menegaskan, dukungan dan kolaborasi dengan Dinas Sosial menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas pembinaan serta pelayanan sosial di dalam lapas. (*)
Editor : Eri Mardinal