Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Hujan Deras Senin Sore, 6 Titik di Palembayan Dilanda Banjir dan Longsor, Akses Jalan Nasional Lumpuh

Silvina Fadhilah • Senin, 16 Februari 2026 | 21:11 WIB

Banjir juga merendam puluhan rumah warga di sejumlah jorong di Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Senin (16/2/2026).
Banjir juga merendam puluhan rumah warga di sejumlah jorong di Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Senin (16/2/2026).
PADEK.JAWAPOS.COM—Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Palembayan, Senin (16/2/2026) sejak siang hingga sore, memicu banjir dan tanah longsor di enam titik berbeda.

Tiga titik terdampak banjir, sementara tiga lainnya tertimbun material longsor yang menutup akses jalan warga.

Banjir terparah terjadi di Jalan Nasional Manggopoh–Simpang Ampek, tepatnya di Muaro Kandang, Jorong Muaro Kandang, Nagari Salareh Aia Barat, dengan ketinggian air mencapai sekitar 70 sentimeter.

Air merendam badan jalan nasional serta permukiman warga di sekitar lokasi, sehingga arus lalu lintas tidak dapat dilalui kendaraan roda empat.

Genangan juga terjadi di Tapian Kandih, Jorong Tapian Kandih, nagari yang sama, dengan ketinggian air sekitar 35 sentimeter dan merendam rumah warga.

Sementara itu, di Jalan Provinsi Padang Koto Gadang–Matur, tepatnya di Lambah Kinari, Jorong Ngungun, Nagari Salareh Aia, air setinggi 20 sentimeter menggenangi ruas jalan.

Selain banjir, longsor dilaporkan menutup akses di sejumlah titik dan menghambat mobilitas masyarakat setempat.

Di Simpang Sawit Tonggo, Jorong Gumarang I, Nagari Tigo Koto Silungkang, material longsor setinggi sekitar satu meter dengan panjang lima meter menutupi badan jalan.

Tidak jauh dari lokasi tersebut, longsor kembali terjadi dengan tinggi material mencapai dua meter dan panjang sekitar 10 meter.

Longsor juga terjadi di Lubuk Gadang, Jorong Lubuk Gadang, Nagari Ampek Koto Palembayan, dengan material setinggi dua meter dan panjang sekitar 10 meter yang menutup akses jalan.

Akibat kondisi tersebut, akses Jalan Provinsi Padang Koto Gadang menuju Matur terputus total dan tidak dapat dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat.

Banjir juga merendam puluhan rumah warga di sejumlah jorong terdampak.

Baca Juga: Mudik Idul Fitri 2026, Pemprov Sumbar Resmi Tiadakan One Way Padang–Bukittinggi, Lembah Anai Dibuka 24 Jam

Di Jorong Muaro Kandang, sekitar 50 unit rumah terdampak, sementara di Jorong Tapian Kandih tercatat 25 unit rumah terendam.

Di Jorong Ngungun, sebanyak tujuh unit rumah ikut terdampak akibat luapan air.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Banjir dipicu meluapnya Sungai Batang Nanggang akibat intensitas hujan yang tinggi sejak siang hari.

Kawasan Muaro Kandang dan Tapian Kandih diketahui kerap menjadi langganan genangan setiap curah hujan meningkat.

Saat ini Palembayan berstatus siaga karena curah hujan masih berpotensi turun dan dikhawatirkan memicu banjir maupun longsor susulan di titik-titik rawan.

Petugas telah turun ke lokasi untuk melakukan pendataan serta berkoordinasi dengan Forkopimca dan BPBD Kabupaten Agam guna penanganan lebih lanjut.(*)

Editor : Hendra Efison
#banjir Palembayan #Nagari Salareh Aia #Jalan Nasional Manggopoh Simpang Ampek #Sungai Batang Nanggang