PADEK.JAWAPOS.COM-Pemerintah Kabupaten Agam melalui Dinas Sosial bekerja sama dengan Baznas Agam memfasilitasi pemulangan seorang perempuan terlantar bernama Elsa Saputri ke kampung halamannya di Narawita, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (21/5).
Elsa dipulangkan setelah mendapatkan pendampingan dari Pemkab Agam menyusul dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialaminya serta keterbatasan biaya untuk kembali ke daerah asal.
Proses penanganan Elsa bermula dari laporan masyarakat melalui Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kecamatan Matur, Hasan Basri, kepada Dinas Sosial Kabupaten Agam.
Baca Juga: Rumah Dipenuhi Lumpur dan Jembatan Roboh, Banjir di Guo Kuranji Padang Terdampak pada Puluhan KK
Setelah menerima laporan, petugas langsung menjemput Elsa dan membawanya ke Kantor Dinas Sosial Agam di Lubukbasung untuk mendapatkan perlindungan sementara.
Berdasarkan pengakuannya kepada petugas, Elsa mengaku mengalami dugaan KDRT yang dilakukan suaminya. Karena tidak sanggup lagi bertahan, ia meninggalkan tempat tinggalnya di Pekanbaru dan menuju rumah keluarga suami di wilayah Kabupaten Agam.
Namun kondisi yang diharapkannya membaik justru kembali memburuk. Setelah hampir dua bulan tinggal di rumah mertuanya di Kecamatan Matur, Elsa mengaku kembali mengalami kekerasan hingga akhirnya diminta meninggalkan rumah tersebut.
Baca Juga: Preview Persija Jakarta vs Semen Padang FC: Rekor Head to Head Berpihak ke Kabau Sirah
Dalam kondisi tanpa biaya dan tidak memiliki tujuan, warga setempat kemudian membantu melaporkan kondisi Elsa kepada Dinas Sosial Agam agar segera mendapat penanganan.
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Agam, Hasneril, mengatakan pihaknya langsung berkoordinasi dengan Baznas Agam untuk membantu proses pemulangan Elsa ke kampung halamannya.
“Alhamdulillah langsung direspons Ketua Baznas Agam, Bapak Isman Imran. Pagi ini kami bersama pekerja sosial mengantarkan Elsa ke loket Bus MPM untuk dipulangkan ke Jawa Barat,” ujarnya.
Baca Juga: Satpol PP Damkar Kota Solok Edukasi Bahaya Kebakaran kepada Siswa SDIT Leadership Quran
Menurutnya, petugas juga menitipkan Elsa kepada sopir bus agar ikut membantu memastikan keamanan dan kenyamanan selama perjalanan.
Selama berada di Kantor Dinas Sosial Agam, Elsa mendapatkan pendampingan dan perlindungan dari petugas sosial.
“Yang bersangkutan mendapatkan pendampingan agar merasa aman dan nyaman sebelum dipulangkan,” tambah Hasneril.
Baca Juga: Kapolres Dharmasraya Dukung Penuh Konfercab IV PWI, Harap Lahir Pengurus Solid
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Agam, Villa Erdi, menegaskan pihaknya akan terus memperkuat respons cepat terhadap laporan masyarakat, terutama kasus sosial yang membutuhkan penanganan segera.
“Kami mengapresiasi kepedulian masyarakat dan TKSK yang cepat melaporkan kondisi ini. Penanganan sosial membutuhkan kolaborasi agar warga yang mengalami persoalan berat tidak merasa sendirian,” katanya.
Pemulangan Elsa diharapkan menjadi awal baru untuk memulihkan kondisi psikologis dan sosialnya bersama keluarga di kampung halaman. Pemkab Agam juga mengimbau masyarakat segera melapor apabila menemukan warga terlantar atau korban kekerasan yang membutuhkan bantuan sosial. (ptr)
Editor : Novitri Selvia