Kebakaran Rumah di IV Koto Agam Dini Hari, Kerugian Tembus Rp350 Juta

Randi Zulfahli • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 09:38 WIB
Penanganan kebakaran rumah warga di Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, Jumat dini hari (7/8/2026). (Foto: Dinas Satpol PP dan Damkar Agam)
Penanganan kebakaran rumah warga di Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, Jumat dini hari (7/8/2026). (Foto: Dinas Satpol PP dan Damkar Agam)

PADEK.JAWAPOS.COM–Kebakaran melahap bangunan rumah warga di Jorong Pahambatan, Nagari Balingka, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, Jumat dini hari (7/8/2026). 

Kobaran api yang mulai berkobar sekitar pukul 00.40 WIB tersebut menimbulkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp350 juta.

Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Agam, Fauzi, mengatakan bahwa upaya pemadaman api langsung dilakukan usai pihaknya menerima laporan dari warga setempat.

Baca Juga: BMKG: Cuaca Sumbar 7–9 Agustus Didominasi Cerah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi di Sejumlah Wilayah

"Laporan pertama kali masuk ke posko kami pada pukul 00.45 WIB. Petugas langsung bergerak ke lokasi kejadian dan tiba di tempat kejadian perkara (TKP) pada pukul 00.50 WIB untuk melakukan tindakan pemadaman," ujar Fauzi saat memberikan keterangan resminya.

Menurut informasi yang dihimpun di lapangan, insiden berawal saat warga sekitar mendapati gumpalan api yang mendadak membakar bagian atap kamar salah satu rumah. Warga yang terkejut menyaksikan kepulan api tersebut langsung menghubungi Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Agam untuk meminta bantuan darurat.

Proses pemadaman berlangsung selama lebih dari satu jam. Penanganan si jago merah baru resmi dinyatakan selesai pada pukul 02.20 WIB, sebelum seluruh armada beserta personel kembali dan tiba di posko utama pada pukul 03.30 WIB.

Baca Juga: Indonesia Wajib Menang atas Singapura, John Herdman: Kami Harus Membawa Semangat Juang

Guna mengatasi kobaran api agar tidak semakin meluas, pemadam kebakaran menerjunkan sebanyak 23 personel gabungan. Operasi pemadaman didukung oleh penyebaran armada tanggap darurat yang terdiri atas dua unit dari Posko Sungai Tanang, satu unit dari Posko Biaro, serta tambahan satu unit pemadam dan satu mobil rescue yang diperbantukan dari Kota Bukittinggi.

Dampak dari musibah kebakaran ini menghanguskan satu unit rumah utama milik seorang warga bernama Rosna (94) yang dihuni oleh satu keluarga berisi tiga orang. Kerugian pada bangunan utama milik Rosna ditaksir mencapai Rp250 juta.

Selain itu, rembetan api juga berdampak pada dua unit rumah lainnya yang berdekatan. Rumah milik Farida (76) yang dihuni seorang diri mengalami kerusakan dengan perkiraan kerugian sebesar Rp50 juta. 

Sementara satu unit bangunan rumah terdampak lainnya yang saat kejadian dalam keadaan kosong tanpa penghuni juga mengalami kerugian materil dengan taksiran sekitar Rp50 juta.

Baca Juga: Benfica Hancurkan Hearts 6-1, Jhon Durán Cetak Gol Perdana di Liga Eropa

Kendati merusak sejumlah bangunan, aksi sigap dari petugas tanggap darurat bersama warga berhasil mencegah penyebaran api. Langkah ini sukses melindungi dan menyelamatkan sekitar 10 hingga 15 unit rumah warga lain yang berada di area sekitar lokasi kebakaran.

Proses evakuasi dan pengamanan di TKP turut dibantu oleh sinergi berbagai pihak yang hadir di lokasi, meliputi Wali Nagari beserta Perangkat Nagari Balingka, Babinsa Nagari Balingka, serta relawan dan warga setempat.

Mengenai pemicu utama kebakaran, pihak berwenang menegaskan belum dapat memberikan kesimpulan sementara.

Baca Juga: Vinicius Jr Resmi Perpanjang Kontrak di Real Madrid hingga 2032

"Untuk penyebab pasti dari kejadian kebakaran ini, saat ini masih dalam proses penyelidikan menyeluruh oleh pihak berwajib," pungkas Fauzi. (cc1)

Editor : Adetio Purtama
Nagari Balingka agam kebakaran