Tak Ingin Kecolongan, Petugas Gabungan Razia Lapas Lubuk Basung

Yuharnel • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 15:54 WIB
Tim gabungan Satresnarkoba Polres Agam bersama TNI, BNNK dan petugas lapas saat memeriksa blok tahanan Lapas Kelas II B Lubukbasung, Selasa (22/9/2026).
Tim gabungan Satresnarkoba Polres Agam bersama TNI, BNNK dan petugas lapas saat memeriksa blok tahanan Lapas Kelas II B Lubukbasung, Selasa (22/9/2026).

PADEK.JAWAPOS.COM— Tak ingin kecolongan, petugas gabungan mendadak menyisir Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Selasa (22/9/2026).

Razia dilakukan untuk memastikan tidak ada narkoba, senjata tajam maupun benda berbahaya lainnya yang masuk dan disimpan di dalam lingkungan lapas.

Petugas gabungan terdiri dari kepolisian, TNI, BNNK dan petugas lapas.

Pemeriksaan dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dengan menyisir sejumlah bagian lingkungan tahanan.

Satresnarkoba Polres Agam yang dipimpin Kasat Resnarkoba Iptu Irfan Leo Dinata SH MH turut dalam kegiatan tersebut.

Lima personel Satresnarkoba Polres Agam diterjunkan, yakni Ipda Anton Sihombing, Aiptu Hendra Suherman, S.H., Briptu Habi Chairul Huda, Bripda Aronni Justiceman Zalukhu dan Bripda M. Wildan Zilghifari.

Penyisiran menyasar kemungkinan adanya barang yang dilarang berada di dalam sel tahanan.

Petugas memeriksa sejumlah lokasi untuk memastikan tidak terdapat senjata tajam, obat-obatan terlarang maupun benda lain yang berpotensi membahayakan.

Hasil pemeriksaan menunjukkan petugas tidak menemukan barang terlarang maupun benda berbahaya di dalam sel tahanan.

Pemeriksaan kemudian dilanjutkan dengan tes urine terhadap para tahanan untuk mendeteksi kemungkinan penggunaan narkotika.

“Dari hasil pemeriksaan urine, tahanan yang menjalani pengecekan dinyatakan negatif narkotika,” kata Iptu Irfan Leo Dinata.

Irfan mengatakan, razia tersebut merupakan langkah pencegahan sekaligus pengawasan bersama untuk memastikan lingkungan lapas tidak menjadi tempat penyalahgunaan narkoba.

“Razia ini merupakan langkah pencegahan. Kita bersama-sama memastikan tidak ada narkoba maupun barang berbahaya yang masuk dan digunakan di dalam lapas. Hasil pemeriksaan urine juga negatif narkotika,” ujarnya.

Menurutnya, pengawasan perlu dilakukan secara rutin dengan melibatkan seluruh pihak terkait.

Langkah tersebut penting untuk mempersempit peluang masuknya narkoba maupun barang terlarang ke dalam lapas.

“Target kita jelas, jangan sampai narkoba masuk dan merusak lingkungan lapas. Pencegahan harus dimulai dari sekarang dan dilakukan secara konsisten. Sinergi dengan TNI, BNNK dan pihak lapas akan terus diperkuat,” pungkasnya. (*)

Editor : Hendra Efison
razia Lapas Agam Narkoba Lapas tes urine tahanan Lapas Lubuk Basung Satresnarkoba Polres Agam