PADEK.JAWAPOS.COM—Pemerintah Kabupaten Agam menambah dua unit armada pemadam kebakaran (damkar) untuk memperkuat kesiapsiagaan dan mempercepat respons petugas saat terjadi kebakaran.
Tambahan kendaraan tersebut membuat total armada damkar yang dimiliki Kabupaten Agam kini mencapai sembilan unit, setelah sebelumnya Satpol PP dan Damkar Agam mengoperasikan tujuh armada.
Dua armada baru itu diserahkan secara simbolis Bupati Agam Ir. H. Benni Warlis, M.M. kepada Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Agam, Fauzi, usai apel gabungan ASN di halaman Kantor Bupati Agam, Senin (5/10/2026).
Sebelumnya, perwakilan penyedia PT Karja Jaya Mandiri (Kajama), Megah Prakoso, menyerahkan dua armada tersebut kepada Bupati Agam. Pengadaan kendaraan menggunakan dana Transfer ke Daerah (TKD).
Armada Damkar Dituntut Selalu Siap Bergerak
Bupati Agam Benni Warlis meminta tambahan kendaraan tersebut tidak sekadar menambah jumlah armada, tetapi benar-benar memperkuat pelayanan kepada masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya perawatan kendaraan agar seluruh armada selalu dalam kondisi siap digunakan ketika petugas menerima laporan kedaruratan.
“Dengan adanya armada mobil damkar ini, maka manfaatkan dan rawat sebaik mungkin. Pastikan armada selalu siap untuk beroperasi sehingga kapan pun dibutuhkan siap digunakan,” ujar Benni.
Menurutnya, mobil damkar menjadi sarana penting dalam penanganan kondisi kedaruratan. Kesiapan armada dibutuhkan agar petugas dapat segera bergerak ketika menerima laporan dari masyarakat.
Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Agam Fauzi mengatakan, tambahan dua kendaraan tersebut menjadi kekuatan baru bagi personel di lapangan.
“Penambahan armada ini tentunya menjadi semangat dan kekuatan baru bagi tim di lapangan untuk bekerja secara optimal dan melaksanakan tugas sebaik mungkin,” kata Fauzi.
Ia berharap dua armada baru itu meningkatkan kemampuan personel dalam memberikan pelayanan, terutama saat menghadapi kebakaran yang membutuhkan respons cepat, peralatan memadai, dan kesiapan petugas.
Fauzi menambahkan, semangat pengabdian tetap menjadi kekuatan utama personel damkar dalam menjalankan tugas. Slogan “Kami Datang, Api Padam” menjadi dorongan bagi petugas untuk selalu sigap ketika masyarakat membutuhkan pertolongan.
Dengan total sembilan armada, Pemkab Agam berharap penanganan kebakaran dapat berlangsung lebih cepat, efektif, dan optimal. Penambahan kendaraan tersebut menjadi bagian dari penguatan kesiapsiagaan daerah untuk menekan risiko korban dan kerugian masyarakat akibat kebakaran.(*)
Editor : Hendra Efison