Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Insiden Kungfu Berakhir Damai

jpg • Kamis, 23 April 2026 | 09:19 WIB
Fadly melakukan tendangan kungfu kepada pemain Dewa United FC U-20, Rakha Nurkholis, dalam laga Elite Pro Academy (EPA) U-2,0 Minggu (19/4).
Fadly melakukan tendangan kungfu kepada pemain Dewa United FC U-20, Rakha Nurkholis, dalam laga Elite Pro Academy (EPA) U-2,0 Minggu (19/4).

PADEK.JAWAPOS.COM - Manajemen Dewa United dan Bhayangkara FC melakukan mediasi usai insiden tendangan kungfu dalam kompetisi Elite Pro Academy (EPA) U-20. Kedua pihak bersepakat untuk berdamai.

Mediasi tersebut berlangsung di Dewa United Arena, Pagedangan, Banten, Rabu (22/4).  Langkah ini dilakukan untuk menyelesaikan insiden tendangan kungfu yang terjadi pada pertandingan Dewa United U-20 versus Bhayangkara U-20 di Stadion Citarum, Semarang, Minggu (19/4) lalu.

Insiden tersebut melibatkan pemain Bhayangkara FC, Fadly Alberto Hengga, terhadap pemain Dewa United, Raka Nurholis. Dalam rekaman yang beredar luas di media sosial, Alberto terekam jelas melancarkan tendangan kungfu ke arah punggung Rakha. Aksi brutal pemain berusia 17 tahun itu pun mendapat kecaman dari berbagai pihak.

Tapi, insiden tersebut menemukan titik cerah setelah kedua kubu melakukan mediasi. Direktur Akademi Dewa United, Firman Utina, menyatakan bahwa pihak klub menerima permintaan maaf dari kubu lawan demi masa depan para pemain muda.

“Alhamdulillah hari ini mediasi sudah selesai, kami sudah bersilaturahmi, sudah memaaf-maafkan. Kembali lagi, anak-anak ini adalah tanggung jawab kita sama-sama,” kata Firman kepada wartawan, Rabu (22/4).

“Anak-anak ini bukan anak-anak kita, tapi anak-anak kami. Jadi anak-anak kami itu adalah anak-anak yang kita harus lindungi sama-sama. Tadi juga Alberto sudah minta maaf kepada Raka,” sambungnya.

Firman menambahkan bahwa pihaknya akan tetap menindaklanjuti keterlibatan staf pelatih maupun pemain yang lepas kontrol dalam laga tersebut.
“Jika ada sesuatu yang melanggar kode etik dan indisipliner dan membuat cemar nama Dewa United, maka itu ditindaklanjuti secepatnya,” tegasnya.

Senada dengan Firman, Direktur Bhayangkara Akademi, Agus Rumekso Carel, menyampaikan rasa terima kasih atas respons cepat Dewa United dalam menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan. Ia menekankan pentingnya evaluasi pembinaan bagi pemain yang masih berusia muda.

“Kami atas nama Bhayangkara FC sudah meminta maaf memang kepada Dewa United, kepada adik-adik kita semuanya untuk bisa memaafkan. Karena memang tidak ada sedikit pun niatan dari awal untuk adanya pertandingan ini menjadi hal yang tidak kita inginkan. Namun, kita maklumi bersama karena usia yang masih relatif muda sehingga emosionalnya masih belum bisa terkontrol,” kata Agus Rumekso.

Di sisi lain, Fadly Alberto, hadir langsung untuk menyampaikan penyesalan bersama dengan seluruh tim maupun staff  Bhayangkara FC U-20. Alberto mengakui bahwa tindakannya sangat merugikan citra sepak bola nasional.

 

“Saya memohon maaf atas tindakan saya waktu pertandingan. Mungkin karena murni emosi saya yang enggak bisa saya kontrol dan saya melakukan tindakan yang tidak sportif. Saya meminta maaf sebesar-besarnya karena ini tindakan yang mungkin paling bodoh di sepak bola yang tentunya masyarakat Indonesia tidak suka,” ungkap Fadly.

Raka Nurholis, yang menjadi korban dalam insiden tersebut, menyatakan telah memaafkan Alberto. Meskipun saat ini masih dalam masa pemulihan dan menunggu hasil MRI, Raka berharap kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi kedua belah pihak.

“Saya memaafkan Alberto, memang mungkin pada saat kejadian emosinya tidak terkontrol tapi saya memakluminya. Semoga dengan kejadian ini kita bisa mengambil hikmah dan bisa mengevaluasinya untuk kita bersama,” pungkas Raka.

Sementara netizen turut mengapresiasi langkah kekeluargaan tersebut. Meski begitu, mereka tetap berharap Alberto mendapatkan sanksi tegas dengan harapan lebih baik ke depannya. (jpg)

Editor : Adriyanto Syafril
#bhayangkara fc #sepak bola #dewa united #Timnas U20 Indonesia