Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Kanker Serviks Bisa Dicegah

Adriyanto Syafril • Sabtu, 11 April 2026 | 12:10 WIB
Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi Subspesialis Onkologi dr. Ferry Iskandar Kharisma Sinaga, Sp.OG, Subsp.Onk memberikan edukasi kesehatan kepada pengunjung di Poliklinik Kebidanan dan Kandungan lantai II Gedung Administrasi dan Instalasi Rawat Jalan RSUP Dr. M. Djamil, Jumat (10/4). (DOK RSUP DR. M. DJAMIL PADANG)
Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi Subspesialis Onkologi dr. Ferry Iskandar Kharisma Sinaga, Sp.OG, Subsp.Onk memberikan edukasi kesehatan kepada pengunjung di Poliklinik Kebidanan dan Kandungan lantai II Gedung Administrasi dan Instalasi Rawat Jalan RSUP Dr. M. Djamil, Jumat (10/4). (DOK RSUP DR. M. DJAMIL PADANG)

PADEK.JAWAPOS.COM - Kanker mulut rahim masih kerap terdeteksi pada stadium lanjut akibat rendahnya kesadaran pemeriksaan dini.

Padahal, penyakit ini termasuk jenis kanker yang dapat dicegah dan memiliki tingkat keberhasilan pengobatan tinggi jika ditemukan lebih awal.

Hal itu disampaikan Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi Subspesialis Onkologi, dr. Ferry Iskandar Kharisma Sinaga, Sp.OG, Subsp.Onk, saat memberikan edukasi kesehatan kepada pengunjung di Poliklinik Kebidanan dan Kandungan lantai II Gedung Administrasi dan Instalasi Rawat Jalan RSUP Dr. M. Djamil, Jumat (10/4).

Dalam pemaparannya, dr. Ferry menjelaskan secara rinci tentang kanker mulut rahim serta faktor-faktor yang menjadi penyebabnya.

“Kanker mulut rahim adalah salah satu kanker yang penyebabnya jelas dan sebenarnya sangat bisa dicegah. Kuncinya ada pada pengetahuan dan kemauan untuk melakukan pencegahan sejak usia muda,” kata dr. Ferry.

Baca Juga: UPTD PJU Dishub Padang Perbaiki Lampu Jalan Raya Indarung, 8 Titik PJU Dibenahi

dr. Ferry menekankan kebiasaan hidup sehat juga berperan penting dalam mencegah perkembangan kanker mulut rahim.

“Selain vaksinasi dan skrining, gaya hidup pun sangat berpengaruh. Hindari merokok, jaga pola makan, dan tetap aktif bergerak. Semua itu turut melindungi tubuh dari risiko kanker,” katanya.

Ia juga mengingatkan banyak kasus kanker mulut rahim ditemukan dalam kondisi sudah lanjut karena kurangnya kesadaran melakukan pemeriksaan berkala. 
“Sering kali pasien datang ketika sudah stadium dua atau tiga. Padahal, jika ditemukan pada tahap awal, penanganannya jauh lebih sederhana dan tingkat keberhasilan pengobatannya sangat tinggi,” tegasnya.

Dalam sesi edukasi tersebut, dr. Ferry memastikan layanan pencegahan dan deteksi dini telah tersedia di RSUP Dr. M. Djamil. “Di rumah sakit ini, semua metode skrining tersedia, mulai dari IVA Test, Pap smear, hingga HPV DNA Test. Jadi tidak ada alasan untuk menunda pemeriksaan. Semakin cepat ditemukan, semakin baik hasilnya,” ungkapnya.

Baca Juga: Game ROMs: Pengertian, Cara Kerja, Risiko, dan Cara Aman Menggunakannya

Ia kemudian memaparkan tiga pendekatan pencegahan kanker mulut rahim, yaitu pencegahan primer, sekunder, dan tersier. Pada pencegahan primer, vaksinasi HPV merupakan langkah utama. 


“Saat ini tersedia vaksin bivalen untuk tipe 16 dan 18, quadrivalen untuk tipe 16, 18, 6 dan 11, serta vaksin nanovalen yang mencakup tipe 16, 18, 6, 11, 31, 33, 45, 52, dan 58. Vaksin paling ideal diberikan pada usia 9–14 tahun sebanyak dua dosis, dan pada usia 15 tahun ke atas dapat diberikan satu atau dua dosis,” jelasnya.

Pencegahan sekunder dilakukan melalui skrining berkala. “Skrining dianjurkan mulai usia 30 tahun, atau usia 25 tahun pada perempuan dengan HIV. Pemeriksaan dilakukan sampai usia 65 tahun, dan dapat dihentikan apabila dua kali co-testing hasilnya negatif,” ungkapnya.

Sementara itu, pencegahan tersier mencakup penanganan lesi pra-kanker maupun kanker yang sudah terdeteksi. Penanganan dapat berupa krioterapi, thermal ablasi, penggunaan asam trikloroasetat (TCA) 85 persen, hingga pembedahan, tergantung stadium penyakit. “Penanganan dilakukan berdasarkan tingkat keparahan, mulai dari stadium 1 hingga stadium 4,” jelasnya.

dr. Ferry kembali mengingatkan edukasi kesehatan memiliki peran besar dalam menurunkan kasus kanker pada perempuan.

“Mencegah itu jauh lebih baik daripada mengobati. Kita punya banyak cara untuk melindungi diri dari kanker mulut rahim yang dibutuhkan hanya kesadaran dan tindakan,” tukas dr. Ferry. (rel)

Editor : Adriyanto Syafril
#Kanker Mulut Rahim RSUP M Djamil #dr Ferry Iskandar Kharisma Sinaga #Vaksin HPV Nanovalen #Cara Mencegah Kanker Serviks #Skrining HPV DNA Padang