Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Roadhsow Pimpinan Padang Ekspres ke Pemkab Kepulauan Mentawai: Fokus Kelola Laut, Harus tingkatkan Sumber Daya Manusianya

Arif Rahmad Daud • Selasa, 26 November 2024 | 09:50 WIB

PERKUAT KERJA SAMA: Jajaran manajemen Padang Ekspres foto bersama dengan jajaran Pemkab Kepulauan Mentawai usai bersilaturahmi di ruang Sekda Kepulauan Mentawai, Senin (25/11) siang.(ARIF/PADEK)
PERKUAT KERJA SAMA: Jajaran manajemen Padang Ekspres foto bersama dengan jajaran Pemkab Kepulauan Mentawai usai bersilaturahmi di ruang Sekda Kepulauan Mentawai, Senin (25/11) siang.(ARIF/PADEK)

PADEK.JAWAPOS.COM-Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai terus berupaya mewujudkan pembangunan daerah secara terpadu.

Baik itu, melalui peningkatan sumber daya manusia di segala lini, maupun penataan pembangunan yang strategis dan berdaya saing demi terwujudnya peningkatan ekonomi masyarakat di Kepulauan Mentawai.

Hal itu disampaikan Penjabat Bupati Kepulauan Mentawai Fernando Jongguran Simanjuntak saat menerima kunjungan pimpinan Padang Ekspres, Senin (25/11) siang di ruang rapat sekretariat daerah.

Menurut Fernando, saat ini, kendala yang dihadapi seluruh daerah di Indonesia hampir sama, tidak terkecuali Mentawai.

“Daya beli masyarakat menurun. PDRB kami menurun drastis. Kami belum mampu meningkatkan PAD. Perputaran uang di Mentawai hanya bersumber dari APBD saja. Artinya, tidak ada perputaran uang di Mentawai. Nah, kondisi ini, hampir dirasakan oleh seluruh masyarakat di Mentawai. Hampir seluruh daerah Kepulauan di Indonesia merasakan hal yang sama,” ungkapnya.

Sektor pajak pariwisata yang selama ini menjadi penunjang PAD Mentawai juga masih belum maksimal. Di mana perputaran uang segi pariwisata juga belum signifikan.

Sementara dari sisi kelautan, kata dia, ekonomi masyarakat Mentawai juga belum memberikan dampak yang maksimal. Menurut dia, kuncinya, ada pada SDM itu sendiri.

“Kalau kami ingin fokus mengelola laut, kami harus tingkatkan sumber daya manusianya. Banyak daerah yang bukan kelautan atau kepulauan, tetapi memiliki SDM yang mumpuni di bidang kelautan. Mereka bisa mendapatkan hasil tangkapan dan mengirim uang ke daerah. Nah, seperti inilah, mesti membangun Mentawai,” katanya.

Sementara itu, sekretaris Daerah Kepulauan Mentawai, Martinus Dahlan mengatakan, Kepulauan Mentawai yang lepas dari daerah 3T memiliki tantangan tersendiri. Menurut dia, lepasnya Mentawai dari daerah 3T akan membuat fokus perhatian terhadap Mentawai berkurang.

“Yang kami khawatirkan saat ini, lepasnya Mentawai dari predikat daerah 3T, tentunya, Mentawai sudah dianggap mampu. Kami pun, juga tidak memahami betul apa yang menjadi indikator Mentawai bisa lepas dari daerah 3T. Sementara, kalau kami lihat dari kenyataannya, dari sisi infrastruktur jalan saja masih terbatas. Kami berharap, meski Mentawai sudah lepas dari daerah 3T, tetap diperhatikan,” katanya.

Di sisi lain, dia juga menyebutkan, selama ini, dukungan media terhadap pemerintahan Kabupaten Kepulauan Mentawai melalui media harian Padang Ekspres (grup Jawa pos) sudah berjalan optimal.

Kunjungan jajaran manajemen Padang Ekspres ke Mentawai yang dipimpin langsung Direktur PT Padang Intermedia Pers Nazir Fahmi, Pemred Padang Ekspres Rommi Delfiano, Manajer Pemasaran Dicky Junaidi dan Manajer EO Two Efli, kata dia, merupakan lanjutan dari kunjungan ke Padang Ekspres sewaktu menjabat sebagai Pj Bupati Mentawai tahun 2022.

“Walaupun kunjungan saya waktu itu, tahun 2022 dan kemudian terputus, karena pandemi, tentunya kunjungan jajaran manajemen Padang Ekspres ke Mentawai sangat kami apresiasi. Ke depan, apa yang telah menjadi kerjasama Pemkab dengan Media Padang Ekspres dapat terus berlanjut dan ditingkatkan,” katanya.

Mhd Nazir Fahmi menyampaikan, Mentawai merupakan daerah ke-18 yang menjadi roadshow jajaran manajemen Padang Ekspres. Dia mengatakan, siap untuk membantu percepatan pembangunan Kepulauan Mentawai.

Baik itu, melalui publikasi maupun kerjasama pelatihan terhadap guru atau tenaga pendidik di Mentawai ataupun terhadap kepala desa dalam rangka peningkatan sumber daya manusia Mentawai itu sendiri.

“Kami selama ini mempunyai program Laman Guru di koran Padang Ekspres. Sudah ada sejumlah daerah yang telah terjalin kerjasama, seperti Payakumbuh, Tanahdatar dan Kabupaten lainnya. Di sana, guru-guru dapat membuat berita kegiatan mereka sendiri atau pun artikel dan diterbitkan di Padang Ekspres. Kemudian, juga ada kerjasama pelatihan jurnalistik bersama para kepala desa atau wali nagari,” katanya.

Selanjutnya, kata dia, dari sisi pariwisata, selama ini, Mentawai sudah dikenal oleh wisatawan mancanegara. Namun, untuk wisatawan lokal, potensi pariwisata Mentawai belum begitu diketahui.

Ke depan, kata dia, Padang Ekspres bersama dengan media online Padek.jawapos.com siap untuk mempromosikan potensi tersebut. Lalu, bagaimana membuat branding pariwisata Mentawai.

“Kami harapkan, dari sejumlah program tersebut, kita bisa mulai di tahun 2025 mendatang. Salah satu dari program yang kita tawarkan tersebut, bisa terlaksana di Mentawai. Bagi kita, Padang Ekspres tidak hanya sekadar mencari keuntungan semata. Namun, juga memiliki tanggung jawab moral untuk membangun suatu daerah. Khususnya, 19 kabupaten dan kota yang ada di Sumatera Barat,” pungkasnya. (rif)

Editor : Novitri Selvia
#Fernando Jongguran Simanjuntak #Pemkab Kepulauan Mentawai #Roadhsow Pimpinan Padang Ekspres