Meningkatnya target tersebut, membuat DPMPTSP Kota Padang menyusun sejumlah strategi untuk memenuhi target yang diberikan oleh pemerintah pusat tersebut.
Plt Kepala DPMPTSP Kota Padang Corry Saidan kepada Padang Ekspres mengatakan, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) di Kota Padang bertambah dari tahun ke tahun. Pihaknya terus menyusun strategi untuk mencapai target PMDN dan PMA yang meningkat tersebut.
Ia mengatakan bahwa pada triwulan I tahun anggaran 2022, realisasi investasi di Kota Padang mencapai 11,12 persen. Presentase angka ini merupakan hasil kalkulasi dari penanaman modal dalam negeri (PMDN) dan penanaman modal asing (PMA).
Realisasi PMDN pada triwulan I 2022 tercatat senilai Rp122 miliar dari target Rp1,4 triliun atau sekitar 8,36 persen. Sedangkan untuk PMA tercatat sejumlah Rp22 miliar dari target Rp828 miliar atau sekitar 2,76 persen.
Sementara itu, untuk tahun 2023 ini, target meningkat menjadi Rp2 triliun lebih. Dimana angka ini merupakan target yang telah diatur dari pemerintah pusat.
“Sementara kita dari pada triwulan I di bulan Januari hingga Maret 2023 baru mencapai Rp145, 6 miliar. Sangat jauh sekali,” kata Corry, Rabu (7/6/2023).
Corry menyebutkan, Kota Padang sangat menjanjikan untuk dijadikan tempat berinvestasi. Hal ini dilihat dari aspek yang sangat potensial di Kota Padang, di antaranya pariwisata, kuliner, pendidikan, dan perdagangan.
“Kota Padang sangat mendukung untuk investasi. Keempat sektor ini bisa jadi faktor utama terjaganya kesinambungan ekonomi. Tempat wisata dan kuliner yang beragam juga menjadi daya tarik bagi investor untuk menanamkan modal di Kota Padang,” ujarnya.
Sementara untuk sektor pendidikan, Kota Padang masih unggul karena menjadi satu-satunya kota di Provinsi Sumbar yang mempunyai semua jenjang pendidikan. Tidak hanya itu, pendidikan nonformal sebut Corry juga makin menjamur.
“Tentunya ini positif. Pendidikan formal mulai dari jenjang TK hingga S3 ada di sini. Berbagai macam tutor dan les privat sangat diminati di Kota Padang. Selain menjadikan Padang sebagai kota pendidikan, berkembangnya sektor pendidikan seperti ini juga menarik perhatian investor,” tuturnya.
Pemko Padang sebutnya, terus mengoptimalkan keempat sektor ini agar iklim investasi di Padang semakin membaik. Hal ini juga terbukti dalam realisasi investasi pada tahun 2022 yang melebihi target nasional.
Realisasi investasi dalam penanaman modal asing (PMA) di Kota Padang pada tahun 2022 mencapai Rp829 miliar dari target Rp759 miliar. Artinya target tersebut dicapai hingga 109,2 persen.
Sementara untuk PMDN realisasinya tercatat Rp 1,3 triliun dari target Rp 2 triliun lebih. Artinya hanya terealisasi 36,7 persen. Hal ini juga dipengaruhi oleh proses pemulihan dari pandemi Covid-19, yang terus diupayakan agar segera membaik. (s) Editor : Hendra Efison