Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Emas Sebagai Safe Haven: Harga Hari Ini dan Prospek Masa Depan

Heri Sugiarto • Rabu, 20 November 2024 | 23:50 WIB

Ilustrasi emas. (Foto: paytm)
Ilustrasi emas. (Foto: paytm)
PADEK.JAWAPOS.COM-Harga emas dunia turun tipis pada Rabu pagi (20/11/2024), setelah mengalami rebound pada sesi sebelumnya di tengah kekhawatiran geopolitik yang memengaruhi pasar global.

Seperti dilansir dari Yahoo Finance, harga spot emas turun 0,3% menjadi $2.625 per ons, sementara kontrak berjangka emas AS melemah 0,1% ke level $2.627 per ons pada saat berita ini ditulis.

Kekhawatiran atas potensi eskalasi konflik Rusia-Ukraina menjadi pendorong utama volatilitas pasar pada sesi sebelumnya, terutama setelah Amerika Serikat mengizinkan Ukraina untuk melakukan serangan rudal jarak jauh terhadap target di Rusia.

"Berita eskalasi segera mendorong pergerakan signifikan ke aset-aset safe haven seperti emas, obligasi pemerintah, dan yen Jepang," kata Analis Deutsche Bank dalam catatan pada Rabu (20/11/2024).

Meski harga emas mengalami penurunan sementara, prospek jangka panjangnya tetap positif. Beberapa bank investasi besar memprediksi rally harga emas akan terus berlanjut hingga tahun depan.

UBS Group memperkirakan harga emas akan mencapai $2.900 per ons pada akhir tahun depan.

Sementara Goldman Sachs memproyeksikan harga emas bisa menyentuh $3.000 per ons pada akhir 2025, menurut laporan Bloomberg.

Penurunan sementara ini dianggap sebagai peluang bagi investor untuk memanfaatkan momentum, mengingat emas tetap menjadi pilihan utama sebagai lindung nilai di tengah ketidakpastian global.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#harga emas #safe haven #goldman sachs #konflik rusia ukraina #emas spot #UBS Group #deutsche bank #Prediksi Harga Emas Mingguan