Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Dukung Pariwisata dan Ekonomi Lokal, Suzuki Kenalkan Mesin Tempel 4-Tak Ramah Lingkungan di Pangandaran

Hendra Efison • Selasa, 10 Desember 2024 | 12:00 WIB

Pantai Pangandaran, Jawa Barat, menjadi destinasi ekowisata laut dengan pertumbuhan yang pesat.
Pantai Pangandaran, Jawa Barat, menjadi destinasi ekowisata laut dengan pertumbuhan yang pesat.
PADEK.JAWAPOS.COM– PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) intensif mempopulerkan penggunaan mesin tempel 4-Tak sebagai solusi transportasi perairan ramah lingkungan di Indonesia.

Mesin tempel 4-Tak DF20A dirancang untuk mengurangi emisi gas buang, polusi suara, dan meningkatkan efisiensi bahan bakar. Model DF20A dilengkapi dengan teknologi mutakhir, termasuk Lean Burn Control System, yang secara otomatis mengatur suplai bahan bakar dan udara untuk menghasilkan kinerja optimal.

Mesin ini memiliki dimensi kompak dan bobot 45 kg, menjadikannya mesin tempel teringan di kelasnya. Keunggulan lainnya adalah sistem 4-Tak yang tidak memerlukan oli campur, berbeda dengan mesin 2-Tak, sehingga biaya operasional menjadi lebih rendah.

Suzuki DF20A juga menjadi satu-satunya mesin tempel di kelasnya yang dibekali dengan teknologi Battery-Less Electronic Fuel Injection, yang menjamin efisiensi bahan bakar lebih tinggi dan ramah lingkungan.

Pariwisata Laut Pangandaran Terus Berkembang

Salah satu lokasi yang menjadi perhatian utama adalah Pantai Pangandaran, Jawa Barat, yang telah menjadi destinasi ekowisata laut dengan pertumbuhan yang pesat.

Pantai Pangandaran berhasil menyerap lebih dari 3 juta wisatawan sepanjang tahun 2023, terus tumbuh sebagai destinasi ekowisata laut yang berprospek cerah.

Meskipun demikian, pertumbuhan jumlah wisatawan yang pesat ini menimbulkan tantangan besar dalam menjaga keseimbangan antara pengembangan ekonomi dan pelestarian lingkungan.

Para pelaku usaha wisata laut dan nelayan di kawasan ini semakin peduli terhadap pentingnya keberlanjutan lingkungan. Untuk itu, kebutuhan akan mesin tempel perahu atau kapal yang lebih efisien dan ramah lingkungan menjadi prioritas untuk memastikan kelangsungan sektor ini tanpa merusak alam.

Suzuki percaya bahwa sektor pariwisata dapat berkembang seiring dengan pelestarian ekosistem. "Melalui adopsi mesin tempel 4-Tak, Pangandaran bisa menjadi contoh destinasi yang berhasil menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan keberlanjutan alam," ungkap Aceng Ulumudin, Department Head of Suzuki Marine PT SIS.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap peran aktif masyarakat Pangandaran dalam menjaga kelestarian alam, Suzuki tidak hanya menyediakan produk berkualitas, tetapi juga mendukung ekonomi lokal melalui layanan purna jual yang optimal.

Layanan Purna Jual di Pangandaran

Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Pangandaran dan sekitarnya, Suzuki telah menyiapkan sejumlah fasilitas. Main Dealer Suzuki Marine di Cilacap berperan sebagai pusat distribusi dan layanan, memudahkan akses pengguna mesin tempel di daerah tersebut. Selain itu, tiga bengkel mitra terpercaya; Parapat Marine, Sinar Jaya Marine, dan Anugerah Marine—turut bekerja sama untuk memberikan pelayanan terbaik.

Suzuki juga mengadakan program servis gratis tahunan bagi seluruh pengguna mesin tempel Suzuki di Pangandaran. Program ini mencakup penggantian oli mesin, oli gear, dan busi untuk menjaga mesin tempel tetap dalam kondisi prima dan mendukung keberlanjutan sektor kelautan dan perikanan di kawasan tersebut.

"Kami ingin memberikan lebih dari sekadar produk berkualitas. Layanan purna jual yang andal juga menjadi perhatian penting kami. Suzuki telah menyiapkan jaringan dealer, bengkel mitra, serta program servis gratis tahunan di Pangandaran. Upaya ini mendukung pelaku wisata bahari dan nelayan agar dapat terus beroperasi secara efisien dan ramah lingkungan," tutup Aceng. (*)

Editor : Hendra Efison
#mesin tempel 4Tak #mesin tempel perahu #pangandaran #Suzuki DF20A