Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Maya Noviza: Dari Hobi ke Panggung Internasional, Kisah Sukses Pengrajin Aksesoris Fashion

Hendra Efison • Minggu, 9 Februari 2025 | 15:13 WIB

Maya Noviza, seorang pengrajin binaan Dekranasda Kota Pontianak mengolah hobinya menjadi sebuah usaha kriya bernama Kegia Art Gallery.
Maya Noviza, seorang pengrajin binaan Dekranasda Kota Pontianak mengolah hobinya menjadi sebuah usaha kriya bernama Kegia Art Gallery.
PADEK.JAWAPOS.COM—Hobi tak selalu sekadar pengisi waktu luang. Bagi Maya Noviza, hobi justru menjadi pintu gerbang menuju kesuksesan. Pengrajin asal Kota Pontianak ini membuktikan bahwa passion bisa menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan melalui usahanya, Kegia Art Gallery.

Dengan teknik cabochon bead embroidery, Maya menciptakan aksesoris fashion berbahan dasar batu alam yang memikat, mulai dari bros, kalung, gelang, hingga cincin. Karya-karyanya kini tak hanya menghiasi pasar lokal, tetapi juga merambah panggung internasional. 

Maya Noviza, pengrajin binaan Dekranasda Kota Pontianak, memulai perjalanannya dari kecintaannya terhadap seni kerajinan tangan. “Awalnya, saya sangat tertarik dengan kerajinan yang menggunakan bahan baku payet. Dari sana, saya mulai mengeksplorasi teknik cabochon bead embroidery, yaitu menggabungkan keindahan batu alam dengan manik-manik atau payet di sekelilingnya,” ujarnya di Stand Pontianak pada INACRAFT 2025 di Jakarta Convention Center (JCC), Minggu (9/2/2025). 

Teknik ini menjadi ciri khas Kegia Art Gallery, yang berlokasi di Jalan Wonoyoso Komplek Citra Maulana Nomor 8C, Kelurahan Akcaya, Pontianak Selatan. Di workshop inilah Maya mengolah batu alam menjadi aksesoris fashion bernilai tinggi.

Proses pembuatannya membutuhkan ketelatenan dan kesabaran. “Untuk satu kalung, proses pengerjaannya bisa memakan waktu hingga satu hari. Tapi karena ini berawal dari hobi, saya sangat menikmati setiap prosesnya,” tuturnya. 

Karya-karya Maya tidak hanya diminati di dalam negeri, tetapi juga telah meraih pengakuan internasional. Produknya pernah lolos kurasi untuk dipamerkan di Indonesia Frankfurt Festival di Jerman dan pameran di Jepang.

Alhamdulillah, karya-karya kriya saya sudah diakui di mancanegara. Ini sebuah kebanggaan bagi saya dan Kegia Art Gallery,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Maya juga pernah meraih juara kedua dalam inkubator bisnis yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kalimantan Barat untuk kategori produk kreatif. Prestasi ini semakin memantapkan posisinya sebagai salah satu pengrajin berbakat di Indonesia. 

Kegia Art Gallery turut memeriahkan INACRAFT 2025, pameran kerajinan tangan terbesar se-Asia Tenggara yang digelar di JCC Jakarta pada 5-9 Februari 2025.

Maya memamerkan koleksi terbaiknya di Stand Pontianak, Paviliun Kalimantan Barat. “Ini adalah kesempatan besar untuk memperkenalkan karya-karya kami kepada pasar yang lebih luas,” ucapnya. 

Inspirasi bagi Pengusaha Muda

Bagi para pecinta aksesoris, Kegia Art Gallery menawarkan berbagai pilihan produk dengan harga yang bervariasi, mulai dari Rp40 ribu hingga Rp500 ribu. “Kami menyediakan gelang, kalung, cincin, hingga bros. Semua dibuat dengan bahan berkualitas dan desain yang unik,” imbuhnya. 

Maya Noviza adalah bukti nyata bahwa hobi bisa menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan. Dengan dedikasi dan semangatnya, ia tidak hanya mengubah hidupnya sendiri, tetapi juga mengangkat seni kerajinan Indonesia ke panggung dunia. “Saya ingin menginspirasi banyak orang, terutama generasi muda, untuk mengejar passion mereka dan tidak takut memulai usaha,” pesannya. 

Bagi yang ingin melihat langsung karya-karya Maya, kunjungi Stand Pontianak di INACRAFT 2025 atau langsung ke workshop Kegia Art Gallery di Pontianak. Setiap aksesoris yang dihasilkan tidak hanya indah dipandang, tetapi juga menyimpan cerita dan semangat yang ingin dibagikan Maya kepada dunia. (*)

 

Editor : Hendra Efison
#INACRAFT 2025 #kerajinan tangan #Payet Cantik #aksesoris batu alam #hobi jadi penghasilan