Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Tiktok Pangkas Ratusan Karyawan dan Beralih ke Pengamanan Berbasis AI

M Algredi • Minggu, 23 Februari 2025 | 21:33 WIB

(foto:pinterest.ai)
(foto:pinterest.ai)
PADEK.JAWAPOS.COM--TikTok mengumumkan pengurangan staf besar-besaran yang mempengaruhi ratusan karyawan di seluruh dunia. Langkah ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan memperkuat moderasi konten melalui penggunaan kecerdasan buatan (AI).

Sebagian besar karyawan yang diberhentikan terlibat dalam operasi moderasi konten perusahaan, termasuk sejumlah besar staf di Malaysia, Singapura, termasuk Asia-Pasifik, Eropa, dan Amerika Serikat.

PHK tersebut dilakukan di tengah upaya untuk menyelaraskan kembali efisiensi operasional dan karyawan yang terkena dampak diberitahu melalui email, dan sebagian besar dari mereka berada di departemen moderasi konten.

Di Malaysia, perusahaan media sosial termasuk TikTok diminta untuk mengajukan lisensi operasi sebagai bagian dari upaya untuk memerangi kejahatan siber.

TikTok berencana untuk menginvestasikan 2 miliar dolar secara global dalam sistem kepercayaan dan keamanan siber tahun ini, dengan 80% konten yang melanggar pedoman dihapus oleh teknologi otomatis.

PHK massal yang dilakukan oleh TikTok adalah bagian dari upaya perusahaan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan memperkuat moderasi konten melalui penggunaan AI.

TikTok beralih ke penggunaan kecerdasan buatan (AI) yang lebih besar dalam moderasi konten. Perusahaan ini menggabungkan deteksi otomatis dan moderator manusia untuk meninjau konten yang diposting di situs.

Meskipun langkah ini berdampak pada ratusan karyawan, TikTok berkomitmen untuk terus meningkatkan keamanan dan kepercayaan di platformnya.(*)

Editor : Hendra Efison
#Pangkas Ratusan Karyawan #Pengamanan Berbasis AI #tiktok