Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Melirik Kinerja PT BPR Lengayang, Realisasi Laba Tercapai 110,10 Persen

Two Efly • Selasa, 25 Februari 2025 | 06:00 WIB

Kika : Aflina, Syofian Sara, Agustapria, M Fatsy Tanjung.
Kika : Aflina, Syofian Sara, Agustapria, M Fatsy Tanjung.
PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Lengayang berhasil mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2024. Total Asset tercapai Rp 89,56 Miliar, realisasi Kredit sebesar Rp 68,40 Miliar, Dana Pihak Ketiga sebesar Rp 65,61 Miliar dan Laba Bersih Usaha sebanyak Rp 1,54 Miliar. Realisasi Laba ini tercapai 110,10 persen dari target laba dalam Rencana Bisnis Bank (RBB)

Laporan--Two Efly, Lengayang

Record sebagai salah satu BPR dengan kinerja bagus mampu dipertahankan PT BPR Lengayang. Tahun buku 2024 seluruh indikator usaha mampu bertumbuh dan dicapai dengan baik. Pertumbuhan usaha double digit berhasil dicatatkan. Mulai dari capaian asset, realisasi Kredit, Dana Pihak Ketiga hingga ke besaran laba.

"Alhamdulillah tahun 2024 kita masih mampu mencatatkan kinerja positif. Total Asset tercapai Rp 89,57 Miliar, realissi Kredit sebanyak Rp 68,40 Miliar, Dana Pihak Ketiga sebesar Rp 65,61 Miliar dan laba usaha sebanyak Rp 1,54 Miliar. Seluruh indikator ini bertumbuh double digit. Selain indikator usaha, Kualitas Aktifa Produktif juga semakin membaik seiring turunnya NPL menjadi 2,94 persen dan BOPO sebesar 85,19 persen Mudah-mudahan tahun 2025 kinerja bagus ini dapat kami pertahankan," ujar Direktur Utama PT BPR Lengayang M Fatsy Tanjung yang didampingi Komisaris Utamanya Syofian Sara kepada Padang Ekspres kemarin.

Menurut Fatsy, membaik dan berhasilnya PT BPR Lengayang mencatatkan kinerja positif tidak lepas dari kerja keras team work dalam mewujudkan target RBB. Selain terus memaksimalkan asset, kredit dan Dana Pihak Ketiga, manajemen juga melakukan pendalian operasional dengan efisien dan efektif.

Asset, Dana dan Biaya

Dari audit yang dilakukan akhir tahun 2024 tercatat total Asset PT BPR Lengayang sebanyak Rp 89,56 Miliar. Realisasi asset ini bertumbuh sebesar Rp 12,61 Miliar atau tumbuh secara year on year sebesar 16,38 persen. Selain tumbuh, realisasi asset ini juga tercapai melampaui dari target yang dituangkan dalam RBB.

Bertumbuh double digitnya realisasi Asset dipicu membaiknya kinerja Dana dan realisasi Kredit. Dari dua produk penghimpun dana, kedua sama sama bertumbuh dengan baik.

Per 31 Desember 2024 tercatat total Dana Pihak Ketiga sebanyak Rp 65,61 Miliar. Realisasi Dana Pihak Ketiga ini bertumbuh secara year on year sebesar 20,03 persen.

Dari dua produk penghimpun dana, keduanya sama-sama mencatatkan pertumbuhan double digit. Hingga akhir tahun 2024 tercatat total daja tabungan sebanyak Rp 29,11 Miliar. Realisasi tabungan ini bertumbuh sebesar 13,27 persen secara year on year atau tercapai sebesar ... persen dari target RBB.

Sementara itu Dana Deposito sepanjang tahun 2024 terhimpun sebanyak Rp 36,50 Miliar atau bertumbuh sebesar 27,31 persen dibandingkan dana deposito tahun 2023 yang lalu.

Naiknya dana tentulah berbanding lurus dengan beban dana. Biaya dana selama tahun 2024 tercatat sebanyak Rp 3,15 Miliar atau tumbuh 15,38 persen.

"Secara ratio kita masih relatif bagus. Sebab, pertumbuhan biaya dana masih berada dibawah pertumbuhan dana dan realisasi kredit. Artinya, dana yang dihimpun masih mampu diproduktifkan menjadi kredit dan mendorong pendapatan bunga", ujar Fatsy.

Kredit dan Pendapatan

Sama halnya dengan Dana Pihak Ketiga, realisasi Kredit PT BPR Lengayang tahun 2024 juga tercapai dengan baik. Per 31 Desember 2024 tercatat realisasi Kredit sebanyak Rp 68,40 miliar. Realisasi kredit ini tumbuh secara year on year sebanyak 11,63 persen dari target yang tertuang dalam RBB.

Bertumbuh double digitnya realisasi kredit tentulah berdampak positif pada kinerja pendapatan. Pendapatan bunga yang mampu dibukukan selama tahun 2024 tercatat sebanyak Rp 11,42 Miliar. Pendapatan Bunga ini tumbuh 9,07 persen secara year on year. Sementara itu pendapatan lainnya tercatat sebanyak Rp 467 juta.

"Total pendapatan yang berhasil kita bukukan selama tahun 2024 tercatat sebanyak Rp 11,88 Miliar atau bertumbuh sebesar 8,29 persen secara year on year", ucap Fatsy.

NPL, BOPO dan Laba

Ekspansi kredit yang dijalankan PT BPR Lengayang tahun 2024 mampu diimbangi dengan peningkatan kualitas kredit. Buktinya ratio Non Performance Loan (NPL Nett) tahun 2024 tercatat sebesar 2,94 persen. Capaian NPL ini menurun dibandingkan tahun 2023 yang lalu.

Begitu juga dengan ratio Biaya Operasional berbanding Pendapatan Operasional (BOPO). Per 31 Desember tercatat ratio BOPO sebesar 85,19 persen atau menurun dibandingkan Ratio BOPO tahun 2023 yang lalu.

"Asset yang tumbuh, realisasi kredit yang meningkat, kualitas kredit yang bagus dan biaya yang terkendali inilah berdampak pada capaian laba. Laba bersih usaha tercatat sebanyak Rp 1,54 Miliar atau bertumbuh 25,20 persen secara year on year", ucap Fatsy.

Dari data Padang Ekspres, PT BPR Lengayang merupakan salah satu BPR yang selalu terpantau mampu mencatatkan kinerja positif. BPR yang terletak di Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan ini selain jadi acuan juga banyak mendapatkan apresiasi. Diantaranya Info Bank Award, Golden Info Bank, Top 100 the Best Finance hingga ke apresiasi lainnya.

"Atas nama manajemen kami mengucapkan terima kasih pada suluruh stakeholder. Semoga tahun 2025 ini BPR Lengayang mampu menorehkan kinerja yang jauh lebih baik lagi", tukas Fatsy dan Syofian Sara. (*)

Editor : Hendra Efison
#PT BPR Lengayang #Kinerja BPR #Realisasi Laba