Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Presiden Prabowo Resmikan Bank Emas BSI, Pertama di Indonesia

Heri Sugiarto • Rabu, 26 Februari 2025 | 22:48 WIB

Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan layanan Bank Emas dari PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI), bank syariah pertama yang menghadirkan layanan perbankan emas di Indonesia.(Foto. Corcom)
Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan layanan Bank Emas dari PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI), bank syariah pertama yang menghadirkan layanan perbankan emas di Indonesia.(Foto. Corcom)
PADEK.JAWAPOS.COM-Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan layanan Bank Emas dari PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI), menjadikannya sebagai bank syariah pertama yang menghadirkan layanan perbankan emas di Indonesia.

Peresmian yang berlangsung di Gade Tower ini menjadi bagian dari transformasi besar BSI dalam mengembangkan ekosistem keuangan syariah yang lebih modern dan inovatif.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa hadirnya Bank Emas menjadi tonggak sejarah bagi Indonesia dalam mewujudkan kemandirian ekonomi dan kesejahteraan nasional.

"Ternyata kekayaan kita besar, potensi besar. Karena itu pengelolaannya harus lebih cerdas, teliti, hati-hati, dan transparan. Hari ini, pertama kali dalam sejarah, Indonesia yang punya cadangan emas nomor 6 di dunia, kini memiliki bank emas. Terima kasih kepada semua pihak untuk hari ini," ujar Prabowo.

Presiden menyoroti produksi emas nasional yang meningkat dari 100 ton menjadi 160 ton per tahun, serta menekankan pentingnya memperkuat ekosistem emas domestik.

"Kita perbaiki ekosistem pelayanan karena akan mempercepat tabungan dan meningkatkan cadangan emas kita. Hulu hingga hilir emas diproduksi dan disimpan di dalam negeri," tambahnya.

Perkuat Ekosistem dan Perdagangan Emas

Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan bahwa kehadiran Bank Emas menandai keseriusan pemerintah dalam memperkuat ekosistem emas, termasuk alur pasok dan perdagangan emas nasional.

"Potensi cadangan emas Indonesia nomor 6 terbesar di dunia, sekitar 2.600 ton, namun simpanan emas berbentuk batangan baru mencapai 201 ton Kehadiran bank emas akan mengoptimalkan potensi ini," kata Erick.

Ia juga menyebut bahwa terdapat sekitar 1.800 ton emas yang disimpan secara mandiri oleh masyarakat. Dengan adanya Bank Emas, pemerintah ingin mengajak masyarakat untuk mempercayai sistem keuangan yang lebih aman dan formal.

"Kita harus meyakinkan masyarakat bahwa ini adalah sistem keuangan yang aman. Layanan bank emas akan memudahkan masyarakat dalam bertransaksi dan menjadi bagian dari perdagangan emas nasional," ujarnya.

Pelopor Bank Emas Syariah di Indonesia

Direktur Utama BSI, Hery Gunardi mengungkapkan apresiasi kepada pemerintah atas dukungan terhadap hadirnya layanan Bullion Bank Services atau Bank Emas di Indonesia.

"Ini adalah bagian dari transformasi dan inovasi BSI agar tumbuh berkelanjutan. Pengembangan bisnis bank emas sejalan dengan Asta Cita Pemerintah dalam melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi sektor emas," ujar Hery.

BSI telah mendapatkan izin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Surat OJK No. S-53/PB.22/2025 pada 12 Februari 2025. Izin ini mencakup dua kegiatan utama, yaitu Penitipan Emas dan Perdagangan Emas.

Ke depan, BSI juga akan melanjutkan proses perizinan untuk Pembiayaan Emas dan Penyimpanan Emas, yang akan melengkapi ekosistem layanan seperti Gadai Emas, Cicil Emas, dan BSI Emas Digital. Saat ini, total emas kelolaan BSI mencapai 17,5 ton.

"Produk bank emas BSI dirancang inklusif dan digital. Masyarakat bisa mulai investasi emas dari 0,05 gram dengan nilai kurang dari Rp100.000 melalui platform digital BYOND by BSI," jelasnya.

BSI Luncurkan Inovasi Layanan Bank Emas

Pada peresmian ini, BSI memperkenalkan tiga branding utama produk Bank Emas BSI, yaitu BSI Emas Digital, BSI Gold.dan BSI ATM Emas, ATM emas pertama di Indonesia.

BSI mencatat bahwa omzet bisnis emasnya mencapai Rp28,7 triliun, dengan potensi volume transaksi setara 250 ton emas dalam lima tahun ke depan.

"Kami optimistis bahwa Bank Emas BSI akan menjadi game changer dalam diversifikasi instrumen investasi syariah yang aman, mudah, dan dapat diakses kapan saja, di mana saja,"* tutup Hery.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#BSI #keunggulan bank emas #Hery Gunardi #keuangan syariah #bank bsi emas #presiden prabowo subianto #bank emas