Laporan—Two Efly, Sungai Rumbai
Sebagai salah satu BPR dengan besaran Aset mendekati Rp100 Miliar, PT BPR LPN Sei Rumbai masih mampu mencatatkan pertumbuhan kinerjanya di tahun buku 2024. Sejumlah indikator terlihat bertumbuh, mulai dari Aset, Dana Pihak Ketiga hingga ke Pendapatan Operasional (PO).
"Alhamdulillah tahun 2024 kita di PT BPR LPN Sei Rumbai masih bisa mencatatkan pertumbuhan usaha. Total Aset tercapai Rp95,62 Miliar, realisasi Kredit Rp43,47 Miliar, Dana Pihak Ketiga sebesar Rp84,84 Miliar dan laba bersih usaha sebanyak Rp1,08 Miliar. Secara growth, memang pertumbuhan usaha kita sedikit melandai di tahun 2024. Semoga di tahun 2025 bisa tumbuh lebih bagus lagi," ujar Direktur Utama PT BPR LPN Sei Rumbai, H Parman SE MM yang didampingi Direkturnya Riko Vatri kepada Padang Ekspres, Selasa (18/3/2025).
Menurut Parman, secara kinerja PT BPR LPN Sei Rumbai masih bertumbuh. Selain itu Pendapatan bank sepanjang tahun 2024 juga mengalami peningkatan. Kita targetkan tahun depan Aset bisa menembus angka di atas Rp100 Miliar dan kualitas aktiva pun kian membaik.
Aset, Dana dan Beban
Dikutip dari Laporan Keuangan Publikasi tahun 2024 tercatat total Aset PT BPR LPN Sei Rumbai sebanyak Rp 95,62 Miliar. Realisasi aset ini bertumbuh 4,75 persen secara year on year.
Bertumbuhnya kinerja aset lebih dikontribusi oleh membaiknya kinerja dana. Hingga akhir tahun 2024 tercatat total Dana Pihak Ketiga sebanyak Rp 84,84 Miliar. Realisasi Dana Pihak Ketiga ini bertumbuh 5,49 persen secara year on year.
Dari dua produk penghimpun dana, produk tabungan paling diminati nasabah. Total dana tabungan yang mampu dihimpun selama tahun 2024 tercatat sebanyak Rp 76,26 Miliar. Realisasi dana tabungan ini bertumbuh 6,86 persen dibandingkan dana tabungan tahun 2023 yang lalu. Sementara itu dana Deposito terhimpun Rp 8,58 Miliar.
"Untuk Dana kita memang lebih mendorong produk tabungan. Langkah ini sebagai upaya untuk mengendalikan cost of fund. Dari Rp 84,84 Miliar Dana Pihak Ketiga tercatat 89,88 persen berupa dana Tabungan," ucap Parman.
Bertumbuhnya dana tentulah berdampak pada beban bunga. Namun kondisi itu tak terjadi di BPR LPN Sei Rumbai. Ketika dana pihak ketiga bertambah sebaliknya beban bunganya menurun. Per 31 Desember 2024 beban bunga kontraktual turun menjadi Rp 1,49 Miliar atau menurun secara year on year.
Kredit, Pendapatan dan Laba
Berbeda dengan Dana, kinerja Kredit PT BPR LPN Sei Rumbai tahun 2024 justru menurun. Total Kredit yang mampu disalurkan sampai 31 Desember 2024 tercatat Rp 43,47 Miliar.
Tak bertumbuhnya Kredit tentu berbanding lurus dengan pendapatan. Pendapatan bunga yang mampu dibukukan sebanyak Rp 7,28 Miliar. Pendapatan bunga ini berasal dari bunga kredit dan bunga atas penempatan dana antarbank.
Kalau pendapatan bunga relatif tumbuh melandai justru pendapatan lainnya tumbuj signifikan. Per 31 Desember tercatat pendapatan lainnya sebesar Rp 1,98 Miliar. Realisasi pendapatan lainnya ini bertumbuh 98 persen secara year on year.
"Secara akumulasi total Pendapatan Operasional tercapai Rp 9,26 Miliar atau tumbuh 7,54 persen secara year on year. Sementara itu laba bersih usaha tercatat sebesar Rp 1,08 Miliar," ujar Parman.
Dari data Padang Ekspres tercatat PT BPR LPN Sei Rumbai merupakan satu di antara BPR yang memiliki aset mendekati Rp 100 Miliar. BPR yang terletak di ujung kabupaten Dharmasraya ini selain beraset besar juga mampu mencatatkan pertumbuhan laba dari tahun ke tahun. Sejumlah penghargaan pernah diraih atas kinerjanya yang nilai bagus.
"Atas nama manajemen kami mengucapkan terima kasih pada semua stakeholder. Mudah-mudahan tahun 2025 ini PT BPR LPN Sei Rumbai bisa tumbuh lebih bagus lagi. Untuk itu kami membutuhkan dukungan dari semua pihak,” tukas Parman. (*)
Editor : Hendra Efison