Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

PLN Sukses Dukung Mudik Idulfitri 1446 H: Transaksi SPKLU Naik 4,9 Kali Lipat, Konsumsi Listrik Tembus 1.950 MWh

Hendra Efison • Kamis, 10 April 2025 | 09:53 WIB

Ilustrasi pengguna kendaraan listrik sedang menggunakan fitur Trip Planner pada Aplikasi PLN Mobile untuk mengetahui lokasi SPKLU di sepanjang rute perjalanan.
Ilustrasi pengguna kendaraan listrik sedang menggunakan fitur Trip Planner pada Aplikasi PLN Mobile untuk mengetahui lokasi SPKLU di sepanjang rute perjalanan.
PADEK.JAWAPOS.COM—PT PLN (Persero) mencatatkan keberhasilan besar dalam mendukung kelancaran arus mudik Idulfitri 1446 Hijriah dengan menyediakan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik yang semakin luas dan mumpuni di seluruh Indonesia.

Selama periode siaga Ramadan dan Idulfitri 2025, PLN mencatat lonjakan signifikan dalam penggunaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Jumlah transaksi pengisian daya meningkat tajam hingga 4,9 kali lipat dibandingkan Idulfitri tahun lalu, mencapai 80.970 transaksi, naik dari 16.513 transaksi pada 2024.

Tak hanya jumlah transaksi, konsumsi listrik pun melonjak drastis. Tahun ini, SPKLU menyuplai daya hingga 1.950 Megawatt Hour (MWh), meningkat 5,8 kali lipat dari konsumsi 334 MWh pada tahun sebelumnya.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyatakan bahwa lonjakan ini merupakan hasil dari langkah strategis perusahaan dalam mendukung ekosistem kendaraan listrik nasional.

"Minat masyarakat terhadap kendaraan listrik terus meningkat. PLN menjawab kebutuhan tersebut dengan menghadirkan SPKLU di titik-titik strategis, termasuk seluruh rest area tol di jalur mudik. Kami ingin masyarakat merasakan pengalaman mudik yang aman dan nyaman dengan kendaraan listrik," ujar Darmawan.

PLN bersama mitra telah mengoperasikan 3.558 unit SPKLU yang tersebar di 2.412 titik strategis. Khusus di jalur padat seperti Trans Sumatra dan Jawa, PLN menyediakan 1.000 SPKLU di 615 lokasi—naik 7,5 kali lipat dibandingkan tahun lalu—dengan rata-rata jarak antar SPKLU yang kini hanya sekitar 22 kilometer.

Inisiatif ini turut diapresiasi para pengguna kendaraan listrik yang merasakan langsung kemudahan selama perjalanan mudik.

Rina, pemudik asal Semarang yang melakukan perjalanan ke Serang, Banten, mengaku puas dengan kehadiran SPKLU di jalur mudik.

"Ini pertama kalinya saya mudik pakai mobil listrik. SPKLU dari PLN sangat membantu, setiap kali baterai hampir habis, saya selalu bisa isi daya tanpa khawatir. Terima kasih PLN," ucapnya.

Kepuasan serupa juga diungkapkan oleh Sandy, pemudik asal Pontianak yang menuju Sintang, Kalimantan Barat. Ia awalnya sempat ragu mudik dengan mobil listrik, namun berubah pikiran setelah merasakan kemudahan mengakses SPKLU di daerahnya.

“Sekarang, perjalanan jadi lebih tenang dan nyaman. SPKLU banyak dan berfungsi baik,” ungkapnya.

Tidak hanya dari sisi fisik infrastruktur, PLN juga menghadirkan dukungan digital lewat fitur Trip Planner di aplikasi PLN Mobile. Fitur ini membantu pengguna kendaraan listrik merencanakan rute mudik dengan menampilkan lokasi dan status ketersediaan SPKLU secara real-time.

Asti, pemudik asal Tangerang yang mudik ke Semarang, merasa sangat terbantu dengan fitur ini.

“Saya bisa tahu di mana harus berhenti isi daya, jadi lebih tenang saat perjalanan. PLN benar-benar memikirkan kebutuhan kami,” tuturnya.

Dengan pencapaian ini, PLN mempertegas komitmennya dalam mempercepat pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik nasional, sejalan dengan target Pemerintah untuk transisi dari energi fosil, terutama di sektor transportasi.(*)

Editor : Hendra Efison
#Transaksi SPKLU Naik #Konsumsi Listrik Tembus 1950 MWh #Trip Planner PLN Mobile #PLN Sukses Dukung Mudik Idulfitri 1446 H