Penurunan harga ini mendorong lonjakan aktivitas jual beli di sejumlah toko emas, seiring masyarakat yang kembali melirik emas sebagai instrumen investasi yang aman dan stabil.
Pantauan Padang Ekspres di Pasar Raya Padang pada Jumat (2/5), menunjukkan lonjakan pembeli di berbagai toko emas, salah satunya Toko Emas Singgalang.
Di toko ini, warga tampak antusias memanfaatkan momentum turunnya harga emas untuk mengamankan aset dalam bentuk logam mulia.
“Iya, harga turun sampai Rp 400 ribu. Dari harga Rp 4,7 juta, kini hanya Rp 4,3 juta untuk emas perhiasan,” ujar Andri (38), salah satu karyawan Toko Emas Singgalang.
Penurunan tersebut dianggap tidak biasa karena terjadi dalam waktu relatif singkat dan dalam jumlah yang cukup besar. Harga emas perhiasan yang sebelumnya berada di angka Rp 4,7 juta per emas (2,5 gram), kini turun ke kisaran Rp 4,3 juta.
Emas Batangan Antam Juga Turun Tajam
Tak hanya emas perhiasan, harga emas batangan produksi Antam juga mencatat penurunan yang mencolok. Untuk ukuran 0,5 gram, emas Antam kini dijual di harga Rp 2 juta, padahal dua pekan lalu sempat menyentuh angka Rp 2,5 juta.
Penurunan harga ini cukup mengejutkan, mengingat tingginya permintaan pasar terhadap emas Antam, khususnya sebagai aset investasi jangka panjang yang terpercaya dan likuid.
“Penurunan ini cukup menarik minat masyarakat untuk kembali berinvestasi dalam bentuk emas,” tambah Andri.
Harga Beragam di Toko Lain, Potensi Penurunan Masih Terbuka
Sementara itu, Toko Emas Murni Gold and Jewelry juga mencatatkan harga emas perhiasan yang masih sedikit lebih tinggi dibanding toko lain, yakni di kisaran Rp 4,4 juta per emas. Namun, pihak toko memperkirakan tren penurunan harga masih akan berlanjut dalam waktu dekat.
“Kami memprediksi harga bisa turun lagi. Ini karena pengaruh perdagangan internasional, termasuk fluktuasi nilai tukar dolar Amerika Serikat dan harga emas dunia,” ujar Irzal, staf toko tersebut.
Ia juga menjelaskan bahwa saat ini mayoritas konsumen memilih emas berkadar tinggi atau langsung beralih ke emas batangan sebagai bentuk investasi yang lebih stabil dibandingkan dengan perhiasan.
Masyarakat Diminta Cermat dalam Berinvestasi Emas
Dengan fluktuasi harga yang cukup tajam, masyarakat dihimbau untuk lebih cermat dalam memilih jenis emas yang sesuai kebutuhan, baik untuk investasi jangka panjang maupun sebagai perhiasan.
Para pelaku usaha emas berharap harga segera stabil agar tidak menimbulkan kekhawatiran berlebihan di kalangan pembeli maupun pedagang.
“Kami berharap harga bisa kembali stabil dalam waktu dekat agar transaksi tetap berjalan normal dan tidak memicu spekulasi,” pungkas Irzal. (shy)
Editor : Adetio Purtama