Pada kesempatan itu, para pemegang saham menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp2.702.617.958.197 atau Rp83,3 per saham. Angka ini mencerminkan stabilitas kinerja keuangan sejak merger pada awal 2022, serta komitmen perusahaan terhadap penciptaan nilai jangka panjang.
“Seiring dengan pertumbuhan kami menjadi AI-TechCo, pembagian dividen ini menjadi bukti nyata neraca keuangan yang sehat serta komitmen memberikan nilai jangka panjang yang berkelanjutan bagi pemegang saham,” ujar Vikram Sinha, President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison.
Vikram menambahkan, langkah ini juga mencerminkan kepercayaan pemegang saham terhadap arah dan strategi perusahaan. Indosat menargetkan pembagian dividen hingga 70% dari laba bersih pada tahun 2026.
Sebagai bagian dari transformasi digital, Indosat menyesuaikan izin usaha sesuai KBLI 2020 untuk mendukung ekspansi ke layanan berbasis AI, Internet of Things (IoT), TIK terintegrasi, serta solusi data di sektor strategis seperti kesehatan dan keuangan digital.
Indosat juga telah mencatatkan tonggak penting sebagai operator pertama di Asia Tenggara yang mengimplementasikan AI-RAN secara komersial. Teknologi ini diperkenalkan dalam kolaborasi dengan Nokia dan NVIDIA di Mobile World Congress 2025 di Barcelona, untuk mendukung efisiensi 5G Cloud RAN dan menekan konsumsi energi.
Perusahaan turut mengeksplorasi pemanfaatan AI di berbagai sektor, termasuk industri pertambangan, melalui gelaran Indonesia AI Day for Mining Industry.
RUPST 2025 juga memutuskan sejumlah agenda penting, di antaranya:
- Persetujuan laporan keuangan 2024 dan penggunaan laba bersih.
- Penetapan remunerasi Dewan Komisaris dan pelimpahan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan remunerasi Direksi 2025.
- Penunjukan Akuntan Publik untuk tahun buku 2025.
- Perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris.
- Persetujuan perubahan kegiatan usaha dan anggaran dasar.
Susunan Direksi Indosat (1 Agustus 2025–RUPST 2027):
- Vikram Sinha – Direktur Utama
- Lee Chi Hung – Direktur
- Muhammad Buldansyah – Direktur
- Irsyad Sahroni – Direktur
- Ahmad Zulfikar – Direktur
- Cheung Kwok Tung – Direktur
- Syed Bilal Kazmi – Direktur
Susunan Dewan Komisaris (hingga RUPST 2026):
- Nezar Patria – Komisaris Utama
- Aziz Ahmad M Aluthman Fakhroo – Wakil Komisaris Utama
- Fok Kin Ning, Canning – Wakil Komisaris Utama
- Ahmad Abdulaziz A A Al-Neama – Komisaris
- Rene Heinz Werner – Komisaris
- Woo Chiu Man, Cliff – Komisaris
- Cheung Kwan Hoi – Komisaris
- Efthymios Tsokanis – Komisaris
- Sugito Walujo – Komisaris
- Achmad Syah Reza – Komisaris
- Elisa Lumbantoruan – Komisaris Independen
- Wijayanto – Komisaris Independen
- Hernando – Komisaris Independen
- Rudiantara – Komisaris Independen
- Ajay Bahri – Komisaris Independen
Transformasi Indosat menjadi AI TechCo dinilai sebagai strategi jangka panjang untuk mendorong efisiensi operasional dan menciptakan nilai tambah lintas industri. (*)
Editor : Hendra Efison