PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mencatat pertumbuhan jumlah nasabah kelolaan wealth management lebih dari 76.000 orang hingga pertengahan 2025.
Dengan dana kelolaan alias assets under management (AUM) menembus Rp 300 triliun. Tidak berhenti di situ saja, bank memperluas kerja sama dengan PwC Indonesia (PwC) untuk menyediakan layanan advisory profesional yang mencakup konsultasi pajak, legal, dan perencanaan family office.
”PwC memiliki jaringan global yang dapat menjelaskan berbagai case study secara unik. Menggunakan pendekatan lokal yang dapat menyesuaikan kebutuhan dan karakteristik nasabah yang beragam,” kata Pejabat Eksekutif Network & Retail Funding Bank Mandiri Jan Winston Tambunan, Kamis (14/8).
Nasabah utama akan memperoleh manfaat eksklusif. Seperti konsultasi dengan penawaran khusus. Layanan ini sekaligus memperkuat value proposition layanan wealth management Bank Mandiri yang tidak hanya fokus pada pengelolaan dana.
”Tapi juga proteksi jangka panjang dan keberlanjutan aset. Inisiatif ini menyediakan layanan melalui pendekatan yang menyeluruh dan terpersonalisasi. Berangkat dari kebutuhan para nasabah untuk melindungi dan mengembangkan kekayaan, mengoptimalkan strategi keuangan, serta mencapai tujuan finansial,” jelas Jan. (*)
Editor : Eri Mardinal