Branch Manager Bank Mandiri Indarung, Hindria Mizain, menyampaikan ketertarikannya terhadap konsep rumah contoh SEPABLOCK yang dinilai memiliki keunggulan estetika dan kekokohan konstruksi.
“Kami sangat terkesan melihat keunikan rumah contoh SEPABLOCK ini. Bentuknya estetik, inovatif, dan konstruksinya terlihat kokoh serta rapi. Kami dari Bank Mandiri siap bekerja sama dengan PT Semen Padang melalui program KPR Sejahtera FLPP,” ujar Hindria Mizain, Senin (20/10/2025).
Terpisah, Staf Unit Produksi BIP & Aplikasi PT Semen Padang, Zulfikar, menjelaskan bahwa penggunaan SEPABLOCK mampu menekan biaya pembangunan hingga 10 persen dibandingkan material konvensional seperti bata merah.
Efisiensi ini diperoleh karena sistem interlock memungkinkan pembangunan dinding dan struktur dilakukan secara bersamaan tanpa plester atau acian tambahan.
“Dengan sistem interlock, waktu pembangunan lebih singkat. Rumah bata merah biasanya selesai dalam 30–45 hari, sedangkan SEPABLOCK hanya 21–30 hari. Rumah contoh ini bahkan rampung dalam 16 hari dengan enam pekerja,” ujarnya.
Selain efisien, SEPABLOCK juga memiliki keunggulan dalam presisi dan ketahanan. Setiap bata diproduksi dengan campuran semen khusus yang menghasilkan permukaan halus, kuat, dan tahan gempa.
“Hasil uji siklik di Kementerian PUPR menunjukkan SEPABLOCK termasuk kategori ramah gempa. Karena sistemnya saling mengikat, pasangan bata tetap kokoh saat terjadi getaran,” jelas Zulfikar.
Menurutnya, teknologi SEPABLOCK dapat diaplikasikan pada berbagai jenis bangunan, mulai dari rumah tinggal, fasilitas publik, hingga proyek infrastruktur. Rumah contoh berbahan SEPABLOCK juga telah dikembangkan di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Kehadiran rumah contoh di lingkungan PT Semen Padang menjadi bukti komitmen perusahaan dalam memperkenalkan inovasi konstruksi ramah lingkungan sekaligus menjadi sarana edukasi bagi pengembang dan masyarakat.(*)
Editor : Hendra Efison