Berdasarkan data hingga pukul 08.41 WIB, harga emas spot naik 0,7 persen menjadi USD4.009,39 per ounce, setelah sempat anjlok lebih dari 3 persen pada perdagangan Senin (27/10/2025) ke posisi terendah sejak 10 Oktober. Sementara itu, kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Desember naik tipis 0,1 persen ke USD4.022,10 per ounce.
“Pembeli yang sebelumnya menunggu di luar pasar kini mulai tertarik masuk pada level harga saat ini. Selain itu, pelemahan dolar juga memberi ruang bagi harga emas untuk pulih,” ujar Kepala Analis Pasar KCM Trade, Tim Waterer, dikutip Reuters, Selasa (28/10/2025).
Indeks dolar AS tercatat turun 0,1 persen terhadap sejumlah mata uang utama, membuat emas menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.
Sementara itu, di sisi geopolitik, pejabat ekonomi terkemuka dari AS dan China dikabarkan telah menyusun kerangka kesepakatan dagang yang akan dibahas lebih lanjut oleh Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping pekan ini.
Trump juga menyampaikan optimisme bahwa kesepakatan dengan China dapat segera tercapai, setelah sebelumnya mengumumkan serangkaian kerja sama perdagangan dan mineral penting dengan empat negara Asia Tenggara di Malaysia.
Waterer menambahkan, jika pertemuan Trump dan Xi menghasilkan kesepakatan positif, hal itu berpotensi menekan harga emas. Namun, tekanan tersebut dapat tertahan apabila The Fed memberikan sinyal kebijakan dovish dalam rapat kebijakan moneter yang dijadwalkan pada Rabu (16/10/2025).
Pasar memperkirakan The Fed akan memangkas suku bunga pada akhir pertemuan tersebut. Investor juga menantikan pernyataan dari Ketua The Fed Jerome Powell terkait arah kebijakan moneter ke depan.
Sementara itu, Bank Sentral Eropa (ECB) dan Bank of Japan (BoJ) diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuannya pada pekan yang sama.
Sejak awal tahun, harga emas telah melonjak sekitar 53 persen dan sempat mencapai rekor tertinggi sepanjang masa di level USD4.381,21 per ounce pada 20 Oktober. Kenaikan ini dipicu ketidakpastian geopolitik dan ekonomi global, ekspektasi pemangkasan suku bunga, serta pembelian emas oleh bank sentral di berbagai negara.
Untuk logam mulia lainnya, harga perak spot turun 0,3 persen menjadi USD46,74 per ounce, platinum turun 1,2 persen ke USD1.571,85 per ounce, dan palladium melemah 0,8 persen ke USD1.391,15 per ounce. (*)
Editor : Heri Sugiarto