Ketua WIES 2025, Assoc. Prof. Sari Lenggogeni, BeCON, M.Man, Pg.Dipl., Ph.D menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan forum kewirausahaan global yang digelar atas kerja sama Kementerian Pariwisata Indonesia, Badan Promosi Pariwisata Sumatera Barat, dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
Sari yang juga Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Sumbar, mengatakan tahun ini WIES 2025 mengusung tema “Navigating and Changing World Order” dengan semangat #EveryoneCanContribute.
Tema ini menekankan bahwa peran UMKM sangat vital dalam menghadapi tantangan dan peluang di tengah perubahan global.
WIES merupakan platform advokasi internasional yang mendukung pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), yang berkontribusi hingga 99 persen terhadap perekonomian negara-negara berkembang.
Forum ini juga mendorong “agenda 99%” untuk memperluas partisipasi UMKM dalam rantai pasok global.
Tahun 2025, WIES akan berfokus pada tiga sektor utama, yaitu pariwisata dan perjalanan, fesyen sederhana (modest fashion), serta produk konsumen cepat saji (fast-moving consumer goods/FMCG).
Menurut Sari, ajang ini akan menghadirkan para wirausahawan dari berbagai negara, pembuat kebijakan, dan pelaku industri strategis.
Kehadiran mereka diharapkan dapat memperkuat jejaring ekonomi Islam dan memperdalam pemahaman terhadap tantangan yang dihadapi UMKM, sekaligus menarik ribuan peserta dari seluruh kawasan ASEAN.
"WIES 2025 diharapkan menjadi wadah kolaboratif dalam mendorong pengembangan UMKM dan sektor pariwisata daerah, serta memperkuat posisi Sumatera Barat sebagai tuan rumah forum ekonomi Islam berskala internasional," tambah Sari didampingi Sekretaris Panitia Yulviadi.(*)
Editor : Heri Sugiarto